Gubsu Edy Rahmayadi Apresiasi Perhatian FPK-GPAISU untuk Pendidikan Islam di Sumut

Sebarkan:

Edy Rahmayadi apresiasi FPK-GPAISU. (foto/ist)
MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengapresiasi Forum Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Sumut (FPK-GPAISU) yang terus memberikan perhatian terharap pendidikan Islam dan penanaman akhlak pada generasi muda dan anak didik di Sumut.

Edy Rahmayadi pun berharap program pengajaran Agama Islam dapat diajarkan pada seluruh siswa yang beragama Islam nantinya, baik di sekolah maupun luar sekolah, sehingga berdampak positif pada budi pekerti dan akhlak anak.

"Harapan kita adalah untuk umat yang memperoleh syiar/ilmu yang diperoleh di sekolah maupun di luar sekolah. Seperti zaman kita dahulu itu mendapatkan ilmu agama tidak hanya di sekolah, namun pulang sekolah dengan mengaji pada guru," ucap Edy Rahmayadi yang menerima audiensi FPK-GPAISU di ruang kerjanya lantai 10, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (8/3).

Hadir di antaranya, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sumut Asren Nasution, Ketua FPK-GPAISU Raudatus Shafa Mohammad Kasim serta jajaran pengurus FPK-GPAISU lainnya.

Edy Rahmayadi juga meminta ada pembahasan yang lebih serius lagi guna menghasilkan program-program yang sesuai untuk guru dan anak didik. Sementara dalam rangka menambah penghasilan Guru Agama Islam, Edy juga menyambut baik saran FPK-GPAISU untuk melibatkan para Guru Agama Islam pada kegiatan pertanian dan sebagainya.

"Saya sangat setuju dan kita harus cari langkah dan ini harus benar-benar dilaksanakan semua program yang ada. Saya juga mendukung untuk menambah penghasilan guru yang ada di daerah untuk dapat dilibatkan dalam pertanian dan sebagainya," katanya.

Sementara Ketua Umum FPK-GPAISU Raudatus Shafa Mohammad Kasim menyampaikan beberapa gagasan yang perlu ditindaklanjuti dalam perkembangan Pendidikan Agama Islam di Sumut. Apalagi menurutnya, di tengah semakin menurutnnya akhlak para remaja, pelajaran agama ini juga semakin menurun.

"Di Sumut terdapat 17.362 sekolah, di antaranya terdapat 800 sekolah di beberapa daerah yang tidak memiliki Guru Agama Islam," katanya, sembari berharap Pemprov Sumut dapat membantu persoalan ini dan juga mengenai kesejahteraan, serta peningkatan kompetensi para guru nantinya. (jumhana/mm)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini