Miris! Kondisi Terkini Stadion HM Nurdin yang Sempat Jaya di Kancah Sepakbola Nasional

Sebarkan:
Kondisi Stadion Sepakbola HM Nurdin yang dibangun masa Gubsu Marahalim Tahun 1970 kondisinya memprihatinkan. (foto:mm/asmin)
KONDISI Stadion HM Nurdin saat ini sangat memprihatinkan. Sejumlah fasilitas sudah mengalami rusak berat. Seperti halnya pagar tembok yang rubuh beberapa tahun lalu, lapangan yang tidak rata lagi, MCK, tribun penonton, Lampu Penerangan Stadion jika pertandingan digelar malam hari, hingga kini belum ada dan fasilitas lainnya.

Stadion ini merupakan stadion kebanggaan warga Padangsidimpuan,  khususnya di wilayah Tapanuli Selatan induk sebelum pemekaran beberapa daerah otonomi yang disebut sekarang Tapanuli Bagian Selatan ( Tabagsel).

Masa kejayaan sepak bola Padangsidimpuan pernah bercokol dikancah Liga Nasional. Persatuan Sepakbola Kota Padangsidimpuan (PSKPS) yang bermarkas di Stadion HM Nurdin, ikut berkompetisi pada Liga Divisi Satu kancah kedua persepakbolaan tanah air setelah Divisi Utama sebagai kancah tertinggi pada masa itu, dan peserta Piala Copa Djisamsoe.

Stadion HM Nurdin yang dulu dikenal dengan sebutan Stadion Naposo dibangun tahun 70-an dan diresmikan masa Gubernur Sumatera Utara Marah Halim Harahap yang juga tokoh sepakbola nasional, dan juga kita kenal dengan Turnamen Pra Musim Internasional Marah Halim Cup yang diakui FIFA, pada masa itu.

Kemudian beberapa pemain kenamaan nasional juga sudah pernah menjajal lapangan Stadion HM Nurdin. Mantan Straiker anyar Timnas Ilham Jaya Kesuma, Gelandang Timnas Edu Juanda, serta sejumlah pemain kenamaan lainnya dan Pemain Asing dari berbagai Klub Perserikatan yang berlaga pada Divisi Satu Liga Nasional dan Piala Copa Djisamsoe.

Seperti diketahui, saat ini lapangan tersebut sedang dipakai dalam kompetisi Askot PSSI Kota Padangsidimpuan.

Anggota Komisi III DPRD Padangsidimpuan H.Imran Sah Ritonga, Eng, SHI, meninjau kondisi Stadion tersebut, melihat langsung pagar stadion dibiarkan roboh, lapangan bola juga konturnya sudah bergelombang,  gawang yang di ikat, kamar mandi yang rusak serta jendela kantor juga pecah, Rabu ( 23/03/2022 ). "Melihat kondisi ini stadion ini akan kita usulkan kepada kawan-kawan komisi tiga guna memanggil Kadispora secepatnya," katanya.

Diketahui pada tahun 2022 Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwsata memiliki angggaran Pengembangan Kapasitas Daya Saing Keolahragaan hingga Rp.1.897.685.282,. Namun sayang, pasilitas olahraga kebanggaan kota padangsidimpuan itu pun terkesan diabaikan.

"Anggaran untuk daya saing begitu besar, tapi fasilitas penunjangnya dibiarkan. Bagaimana nanti kita menghadapi Porprovsu dan PON 2024 mendatang kalau tak dibenahi fasilitas penunjangnya. Apa yang mau disaingkan?" Kata Anggota DPRD komisi III

Sementara itu, Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Padangsidimpuan, Ali Hotman Hasibuan, MM saat dikonfirmasi menyebutkan tahun ini ada perbaikan termasuk kamar mandi. "Ada. Kamar mandi termasuk yang diperbaiki" ujarnya. (asmin/mm)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini