Paul Minta PDAM Tirtanadi Aktifkan Kembali Hydrant di Kota Medan

Sebarkan:

MEDAN - Anggota DPRD Kota Medan meminta pihak PDAM Tirtanadi mengaktifkan kembali hydrant-hydrant yang pernah ada di kota ini. 

Hal itu sangat penting mengingat pembangunan di kota ini semakin pesat dengan gedung-gedung yang megah dan pencakar langit. Hydrant-hydrant itu katanya, akan sangat membantu petugas Pencegah dan Pemadam Kebakaran ketika terjadi kebakaran besar.

Hal itu dikatakan Paul pada saat melakukan Sosialisasi Perda No. 6 tahun 2016 tentang Retribus Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran, Senin (21/3/2022) di Jalan Kapt. M. Jamil, Medan Tembung.

"Ketika air habis di mobil Tanki P2K mereka gak harus balik ke pangkalan di Jalan candi Borobudur. Mereka bisa isi ulang di hydrant-hydrant yang tersedia," kata Paul.

Paul sangat menyayangkan semakin minimnya jumlah hydrant yang ada di kota Medan. Menurut Parulian Sihite staf P2K Kota Medan dulu nya ada sekitar 138 hydrant dan saat ini hanya tersisa 38 dan itu juga tidak diketahui masih berfungsi atau tidak.

"Jadi kita mohon kepada pihak PDAM Tirtanadi untuk mengaktifkan dan bila memungkinkan menambah hydrant di kota ini," katanya.

Selain itu Paul juga menyoroti sejumlah mobil tanki P2K yang sudah belasan tahun teronggok di kantor P2K dan hingga saat ini belum dilelang. Menumpuk nya mobil-mobil rusak itu, selain merusak estetika menurut Paul juga sangat mengganggu kinerja petugas P2K dan bisa jadi sumber penyakit.

"Saya minta Kabag Aset Pemko Medan untuk segera melelangnya, karena semakin lama harga nya juga akan mengalami penyusutan," ujarnya.

Ketua Komisi 4 itu menjelaskan saat ini rencana pendirian pos P2K yang direncanakan akan dibangun di Medan Tembung masih dalam tahap negosiasi harga tanah. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat semua beres dan P2K bisa semakin dengan dengan masyarakat," kata Paul.

Selain itu politisi PDIP ini juga berpesan kepada ratusan warga yang hadir untuk tetap menjaga kebersihan mengingat sampai sekarang masih musim hujan.

"Kita harus membantu bapak Walikota Medan untuk menciptakan Medan bersih dan terhindar dari banjir," pesan nya. 

Sementara itu Parulian Sihite menjelaskan, pihak P2K saat ini selalu siap jika ada panggilan kebakaran. 

"Jika terjadi kebakaran langsung saja telpon kami, kalau pun akhirnya kebakaran bisa diatasi sebelum kami sampai di tempat, tidak ada masalah, dan kami tidak memungut bayaran,"kata nya. Parulian menjelaskan saat ini ada 30 mobil pemadam kebakaran dalam kondisi sangat baik dengan kapasitas 5.000, 6.000 dan 10.000 liter.

Hadir saat acara sosper Sekcam Medan Tembung Ansari Hasibuan, mewakili Dinas P2K Parulian Sihite, Lurah Bandar Selamat, Mucktar Lubis, Kepling, tokoh masyarakat, tokoh agama dan ratusan masyarakat.(Rizal/MM)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini