Wakil Walikota Sibolga di Prank Anggota Dewan

Sebarkan:


Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, meniup kue ulang tahun di gedung dewan, Kamis (31/3/2022). (foto:mm/jhonny simatupang)
SIBOLGA - Wakil Walikota Sibolga, Pantas M Lumban Tobing kena prank anggota DPRD Sibolga di sidang paripurna LKPj Wali Kota Sibolga 2021 dan pengajuan Ranperda No 8 Tahun 2011 tentang revisi asuransi kematian nelayan di Gedung DPRD Sibolga, Kamis (31/3/2022). 

Prank yang tidak diketahui Wakil Walikota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing dan tamu undangan yang hadir mulai dari Dandim 0211/TT, Kapolres Sibolga, mewakili Danlanal Sibolga, mewakili, Dansatradar Sibolga, mewakili Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sibolga, Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Sibolga, M Yusuf Batubara, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah, serta lainnya itu, sempat membuat suasana ruang persidangan tidak nyaman.

Prank itu, bermula dari pertanyaan mendadak yang dilontarkan oleh salah seorang anggota DPRD Sibolga, Suryanti Sidabutar kepada Wakil Walikota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing. Padahal, sidang paripurna LKPj Wali Kota Sibolga 2021 dan pengajuan Ranperda No 8 Tahun 2011, tentang revisi asuransi kematian nelayan saat itu sudah ditutup oleh Jamil Zeb Tumori, selaku pimpinan sidang didampingi Selvi A Purba. 

Suryanti pada kesempatan itu mempertanyakan apa dasar dan alasan Wakil Walikota Sibolga, Pantas M Lumban Tobing datang menghadiri sidang paripurna LKPj Wali Kota Sibolga 2021. 

Pertanyaan Suryanti itu pun sontak membuat tamu undangan yang hadir kaget/terkejut, termasuk beberapa anggota DPRD Sibolga. Begitu pula Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, karena kebetulan saat itu Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan, sedang berhalangan hadir. 

Wakil Walikota Sibolga, Pantas M Lumban Tobing, yang terlihat "terkejut" mendapat pertanyaan itu, meminta kepada Suryanti untuk mengulangi pertanyaannya itu kembali. Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, terlihat saat itu sepertinya ingin mengetahui pasti arah pertanyaan Suryanti tersebut.

Ketika Suryanti coba mengulangi pertanyaannya, salah seorang rekannya, sesama anggota DPRD Sibolga, Muchtar DS Nababan, yang sama sekali tidak mengetahui permainan sandiwara Suryanti, tiba-tiba menyalakan mikrophone mic meja rapat yang berada di depannya, memprotes pertanyaan Suryanti.

Ruang sidang pun seketika riuh dan gaduh. Diperparah lagi oleh ulah Jamil Zeb Tumory selaku pimpinan sidang yang coba menghalangi Wakil Walikota Sibolga, Pantas M Lumban Tobing, untuk menjawab pertanyaan Suryanti. Jamil sendiri adalah bagian dalam permainan prank itu. 

Wakil Walikota Sibolga, Pantas M Lumban Tobing, yang belum mengetahui dan menyadari kalau dirinya sedang di prank tersebut, tetap berupaya untuk menjawab pertanyaan Suryanti melalui mikrophone mic meja yang coba dialihkan Jamil dari hadapannya. 

Upaya itu dilakukan Wakil Walikota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, sekalian untuk mengkanter pernyataan Jamil yang saat itu sempat menyebutkan kalau 'Wakil Walikota Sibolga sedang diserang'. 

Sebelum Wakil Walikota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing menjawab, tiba-tiba, pihak Sekretariat DPRD Sibolga menyalakan musik 'Selamat Ulang Tahun' yang dinyanyikan oleh kelompok Band Jambrud, sembari membawakan kue ulang tahun berukuran besar kepada Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing.

Wakil Walikota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing pun, seketika itu sadar dan tersenyum, bahwa dirinya telah di prank oleh beberapa orang anggota DPRD Sibolga. Begitu juga dengan tamu undangan yang hadir, turut tersenyum sembari geleng-geleng kepala tidak menduga permainan prank beberapa orang anggota DPRD Sibolga atas ulang tahun Wakil Walikota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing ke 45 yang jatuh pada 29 Maret 2022 lalu.

Suryanti mengatakan, ide prank Wakil Walikota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing ini berasal dari beberapa anggota DPRD Sibolga, salah satunya dari Wakil Ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumory, selaku pimpinan sidang. "Ya, ini ide dari beberapa orang anggota dewan, salah satunya dari Jamil," kata Suryanti.

Sementara terkait LKPj Wali Kota Sibolga Tahun 2021 dan pengajuan Ranperda No 8 Tahun 2011 tentang revisi asuransi kematian nelayan itu sendiri akan dibahas dalam waktu dekat oleh DPRD Sibolga. (jhonny simatupang)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini