Ganjar Pranowo Bahas Pulihkan Ekonomi UKM Pasca Pandemi Covid-19

Sebarkan:

MEDAN - Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berdialog dengan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Medan Sumatera Utara (Sumut), Jumat (8/4/2022) sore, secara daring tentang bagaimana memulihkan ekonomi UKM Pasca Pandemi Covid-19..

Acara yang digelar Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara bertajuk ‘Ngopi bareng Ketua Umum Pengurus Pusat Kagama Ganjar Pranowo, Ngobrol Produktif Memulihkan Bisnis UMKM Pasca Pandemi Covid-19’.

Turut hadir, Direktur Bank Indonesia (BI) Sumut Azka Subhan, juga para UMKM yang telah hits di Medan seperti, pelaku UMKM Kebab Mama yang meminta solusi dan pendapat Ganjar bagaimana mengembangkan usaha yang produknya bisa ekspor.

Ada juga UMKM Donat Donita yang sekarang bernama Donita Food, juga meminta pendapat Ganjar tentang ekspansi produk rumahannya. Selama ini, Donat Donita murni mengusahakan donat isi (coklat, blueberry dan banyak lagi).

Namun, belakangan ekspansi ke usaha makanan Frozen lainnya seperti rendang, ayam kemangi yang aemua frozen. “Donat ini sudah bisa dimakan?” tanya Ganjar. Pelaku UMKM menjawab, sudah karena produknya sudah masak 80 persen.

“Wah kalau saya makan, berarti 20 persen jadi kacau di perut,” kata Ganjar sambil tertawa. Ganjar yang penuh kelakar mengatakan, ekspansi usaha itu cukup bagus.

“Saya dukung sepuluh tahun lagi jagoan Frozen food dari Donita,” kata Ganjar. Pelaku usaha UMKM lainnya, Kebab Mama yang omsetnya mencapai Rp150 juta per bulan.

“Jualan makanan untungnya sampai 60 persen lebih. Saat ini jualan online juga lebih baik, bahkan mampu menembus pasar ekspor,” ungkap Ganjar. Pengusaha dodol Jenang Mubarok dari Bengkel Sergai juga minta support Ganjar.

Di Kudus, katanya, ada dodol yang tahan sampai 6 bulan, jadi pengusaha dodol ini minta ke Ganjar supaya dipertemukan dengan pengusaha dodol di sana. Ganjar respon cepat dengan memberikan nomor WA Kudus Koperasi dan UMKM Jateng.

“Sekarang bu di WA, bilang saya yang kasih nomornya. Bila perlu foto kita bu sebagai bukti,” kata Ganjar. Dodol milik UMKM Bengkel ini katanya dari bahan pulut, dan ditambah dengan durian, nanas, ubi ungu.

“Ubi merah ada? Rasa was-was ada?,” kata Ganjar berseloro. Intinya, Ganjar pada pertemuan Ngopi dengan UMKM tersebut mendukung usaha UMKM dengan pemasaran secara online dan ekspansi usaha yang kena di hati konsumen. “Betul, masuklah pemasarannya di jejaring media sosial,” kata Ganjar.(Rizal/MM)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini