Inalum Latih Perempuan Membuat Batik dengan Pewarna Dasar Mangrove Pantai Sejarah Batubara

Sebarkan:

BATUBARA (MM) - PT Inalum (Persero) memberikan pelatihan kerajinan pembuatan batik mangrove untuk kaum perempuan. Program ini merupakan komitmen Inalum dalam memajukan sektor UMKM di Kabupaten Batubara. Kegiatan yang berlangsung selama bulan April 2022 ini berkolaborasi bersama Sanggar Batik Liza Mangrove, digelar di Wana Wisata Pantai Sejarah, Desa Perupuk, Kecamatan Limapuluh Pesisir. 

Vice President CSR/TJSL PT.Inalum Ali Hasian mengatakan, program ini merupakan langkah Inalum dalam mendukung kreativitas dan semangat UMKM masyarakat Batubara dalam sektor pembuatan kriya batik yang menggunakan mangrove sebagai bahan dasar pewarna kainnya. 

“Melihat potensi mangrove yang begitu besar serta belum adanya produk olahan turunan mangrove dan sebagai bentuk pemberdayaan perempuan, maka Inalum bekerjasama dengan Sanggar Batik Liza Magrove menggelar Pelatihan Pembuatan Batik dengan mangrove sebagai bahan dasar pewarna alami. Melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat mengetahui dan mampu untuk mengoptimalkan potensi mangrove serta turut serta mengembangkan UMKM,” terang Ali.

Keunikan dalam Batik Mangrove sambung Ali, yaitu pewarna yang digunakan untuk melukis batik berasal dari mangrove yang ada di pesisir pantau Sejarah, Batubara.

Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 12 - 23 April 2022 di Pantai Sejarah dan diikuti oleh 20 perempuan dari Desa Perupuk, Desa Gambus Laut, dan Desa Kuala Tanjung. 

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Staff Khusus Bupati Batu Bara M. Banapon; Kepala Dinas Koperasi dan UKM Batu Bara Arif Hanafiah; Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Batu Bara Syafrimusa; Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Toho Simatupang; Ketua Kelompok Cinta Mangrove Azizi; Sanggar Batik Liza Mangrove Sudarman dan Rahmawati. 

Di Sumatera Utara, Liza Mangrove merupakan UMKM yang terletak di Deliserdang yang telah berhasil mengembangkan batik mangrove hingga mencapai penjualan internasional dan telah membina serta melatih beberapa UMKM untuk mampu membuat batik sendiri. Rahmawati selaku pemilik usaha dan inisiator dari Batik Mangrove menyebut bahwa kolaborasi ini akan memunculkan industri kreatif baru di Batu Bara. 

“Kami berterima kasih kepada INALUM yang telah turut aktif dalam kolaborasi Batik Mangrove di Batu Bara. Kami berharap, ajang kreativitas dan pelatihan ini bisa terus diadakan oleh kita semua agar berkah mangrove yang diberikan kepada kita bisa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya dan bisa membantu masyarakat untuk tumbuh menjadi UMKM yang lebih sejahtera,” ujar Rahmawati. (zainuddin zein)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini