Pro Kontra Turnamen Mobil Legends Bupati Cup I Madina

Sebarkan:

Kadispora Kabupaten Madina, Rahmat Hidayat. (foto/ist)
MADINA (MM) - Event Turnamen Mobil Legends Bang-Bang Bupati Cup I Mandailing Natal (Madina) jadi menuai pro kontra ditengah-tengah masyarakat Madina. 

Dalam faltfrom pengumuman turnamen tersebut akan berlangsung di Dapoer Nenek, Jl. Willem Iskander, Pidoli Lombang, Panyabungan, dari tanggal 20 April 2022 sampai 4 Mei 2022. Technical Meeting tanggal 4 Mei 2022. Final Match tanggal 7 Mei 2022.

Sementara tim peserta turnamen dikenakan biaya pendaftaran Rp300 ribu  per tim, akan ada pemotongan biaya daftar sebesar Rp 50 ribu.

Terkait hal tersebut Kepala Dinas Pemuda dan olahrga (Dispora) Madina Rahmat Hidayat mengkalrifikasi tentang Rencana pelaksanaan kejuaraan Mobile Legends. Dijelaskannya pihaknya mengormati masyarakat yang belum siap menerima turnamen mobile legends.Oleh karena itu, pelaksanaan akan ditinjau ulang, apalagi di bulan suci Ramadhan.

Namun begitu, Pemkab Madina menyadari turnamen mobile legends merupakan program resmi dan telah masuk kategori pertandingan olahraga dan sudah memiliki induk Organisasi olahraga resmi yang terhimpun dalam Indonesia e Sport Asosition (IeSPA).

Pertandingan  Mobile Legends ini sudah dipertandingkan secara resmi baik tingkat Nasional maupun Internasional seperti Piala Presiden, Eksebisi pada PON ke XX tahun 2020 di Papua, Asean Games tahun 2018 di Jakarta Palembang, dan pertandingan Secara resmi pada Sea Games tahun 2019 di Manila.

Oleh karena itu pihaknya mengimbau masyarakat yang pro maupun kontra dengan kegiatan ini mari kita saling berkoordinasi, berkomunikasi dan bersilaturrahmi apalagi ini dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah.

"Pro kontra seperti ini tidak perlu berlarut larut dan menjadi perdebatan yang terus menerus mari sama sama kita berikan sumbangsih kita dalam membangun Madina menuju masyarakat yang sejahtera dan makmur," tuturrnya.

Hadiah yang dsiapkan Total Rp20Juta: 

  • Juara 1 Rp 7.000.000 (Trophy + Piagam).
  • Juara 2 Rp 5.000.000 (Trophy + Piagam).
  • Juara 3 Rp 3.000.000 (Trophy + Piagam).
  • Juara 4 Rp 1.000.000 (Trophy + Piagam).
  • Best MVP Rp 500.000 (Piagam)

Begini Kata Panitia 

Sementara di tempat terpisah Andika Ibrahim Nasution selaku Ketua Panitia yang juga Sekretaris Jenderal Persatuan Pelajar Indonesia se Malaysia mengatakan, perkembangan ekonomi digital khususnya e-sport Mobile Legends adalah salah satu sektor yang sangat berkembang, dengan seiring perkembangan ekonomi digital salah satunya game online Mobile Legends yang sangat banyak peminat dan diminati kalangan muda millenial saat ini.

"Ya, kami panitia harap maklum kenapa turnamen game ini banyak ditolak sebagian kelompok masyarakat tertentu, karena turnamen ini sangat langka di dengar oleh masyarakat Madina," ujarnya Sabtu malam. 

Lebih lanjut disampaikannya Panitia Turnamen Mobile Legends Madina mengaku jika acara ini untuk menyalurkan hobby agar terhindar dari pengaruh buruk narkoba dan menyediakan wadah bagi masyarakat mandailing natal dari yang muda sampai yang tua.

"Kami sebagai panitia melihat di kalangan masyarakat Madina sangat berpotensi bila pemerintah menyediakan tempat atau wadah untuk mereka para gamers," katanya. 

Dikatakannya ia sudah keliling ke seluruh wilayah Indonesia, anak muda itu POP, yakni positif, optimis dan produktif. Fungsi pemerintah memfasilitasi, karena kita tidak bisa meregulasi karena perkembangan yang sangat cepat janngan sampai Indonesia hanya diserbu oleh produk-produk impor e-sports.

"Sudah banyak contoh yang sudah kita lihat di sosial media saat ini bahwasanya banyak juga yang mencari nafkah melalui media sosial seperti YouTube, Instagram, Facebook, dan game online dan lain lain," terangnya. 

Dilihat sisi positifnya sekarang, tidak bisa pungkiri bahwasanya game sekarang bukan hanya tempat meluangkan waktu kosong atau mengabiskan duit cuma-cuma, jaman sekarang bila orang itu pandai memposisikan game ke hal yang positif bisa mengasilkan duit dengan cara live streming di beberapa aplikasi seperti yotube atau atau facebook.

"Kami panitia membuat acara ML ini untuk menunjukkan kepada masyarakat bermain game itu imets nya baik jika di tangan orang yang tepat, Pasalnya, game tersebut kini telah berkembang cukup pesat terbukti dengan menjamurnya skena kompetitif Mobile Legends yang ada di berbagai belahan dunia," ujarnya. 

Ia juga mengatakan harus bangga karena secara mengejutkan, Indonesia telah berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu tim eSports tangguh di gelaran MLBB World Championship (M1) 2019 beberapa waktu lalu.

"Pada gelaran yang berlangsung di Malaysia, dua tim eSports Tanah Air, yakni EVOS dan Rex Regum Qeon (RRQ), mampu tampil gemilang," tutupnya.

Turnamen Mobile Legends Madina yang memperebutkan piala Bupati dan Wakil Bupati Madina yang rencananya akan digelar di Cafe Dapur Nenek pada tanggal 5 sampai 7 mei mendatang banyak menui pro dan kontra di tengah-tengah masyarakat Madina. (fadli)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini