Sayang Anak, Sayang Menantu

Sebarkan:
Choking Susilo Sakeh. (foto/ist)
TAK USAHLAH heboh, andai dalam waktu dekat ini Mahkamah Konstitusi (MK) diperkirakan akan mengabulkan gugatan beberapa masyarakat agar Pilkada tahun 2022 dan Pilkada tahun 2023 tetap dilaksanakan. Maka, bagi siapapun yang bernafsu mengikuti Pilkada 2022 dan Pilkada 2023, marilah segera berbenah. Persiapkan siapa calon yang akan diusung, sekaligus persiapkan tim pemenangan yang paten.

Sebagaimana diketahui, ada beberapa kalangan masyarakat menggugat UU No. 10/2016 tentang Pilkada Gubernur, Bupati dan Walikota yang telah disempurnakan menjadi UU No. 6/2020. Khususnya Pasal 201 ayat (7) dan (8), yang mengatur soal jadwal pelaksanaan Pilgub, Pilbub dan Pilwalkot secara serentak pada tahun 2024. Dengan berbagai argumen, para penggugat minta Pilkada 2022 dan Pilkada 2023 tetap dilaksanakan.

Tercatat, pada tahun 2022 ini terdapat 101 kepala daerah baik gubernur, bupati/walikota yang akan habis masa jabatannya. Untuk Sumatera Utara, termasuklah Walikota/Wakil Walikota Tebingtinggi dan Bupati/Wakil Bupati Tapanuli Tengah. Sedangkan pada tahun 2023, terdapat 170 kepala daerah/wakil yang akan habis masa jabatannya. Diantaranya, termasuk Gubernur/Wakil Gubernur Sumatera Utara dan Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Gugatan tersebut akan mulai disidangkan pekan depan. Dan apapun kelak dasar yang menjadi keputusan MK mengabulkan gugatan tersebut, tak perlulah kita berburuk sangka meski Ketua MK bakal menjadi adik ipar Presiden. Putusan MK tentang Pilkada 2022 dan Pilkada 2023 untuk tetap dilaksanakan tersebut, mari kita sambut dengan sikap santai-santai saja.

Sayang Anak dan Menantu

Pilgub Jateng dan Pilgub Sumut tahun 2023, memang menjadi menarik untuk dilirik-lirik -- namun meliriknya tetap dengan santai-santai saja. Pada Pilgub Jateng 2023 nanti, tak ada calon petahana. Dengan demikian, Walikota Solo, Gibran, berpeluang untuk memenangkan Pilkada Jateng 2023 tersebut.

Akan halnya Pilgub Sumut 2023, diperkirakan duet Edy Rahmayadi/Musa Rajekshah akan berpisah dan mereka akan mengikuti PIlgub Sumut 2023 dengan pasangannya yang baru. Perkiraan ini akan membuka peluang bagi Walikota Medan, Bobby Nasution, untuk memenangkan Pilgub Sumut 2023 tersebut.

Peluang besar Gibran pada Pilgub Jateng 2023 dan Bobby pada Pilgub Sumut 2023 nanti, menjadi masuk akal mengingat masa jabatan Presiden Jokowi akan berakhir pada tahun 2024. Tentunya peluang Gibran dan Bobby akan berbeda, jika Pilgub Jateng dan Pilgub Sumut dilaksanakan serentak pada tahun 2024, sebagaimana diatur oleh Pasal 201 ayat (7) dan (8) UU No. 10/2016 tentang Pilkada Gubernur, Bupati dan Walikota yang telah disempurnakan menjadi UU No. 6/2020 tersebut.

Begitupun, apa yang kutulis ini cumalah sekedar perkiraan. Kalaupun kelak benar adanya, ya baguslah. Kalaupun tak benar, juga baguslah. Soal bagusnya untuk siapa, tak usahlah kita bahas, karena hanya akan menambah berat beban hidup di negeri yang lagi ruwet ini.

Karenanya, kalau kemudian kita lihat Gubsu Edy Rahmayadi tiba-tiba berubah menjadi dermawan dan merasa dekat dan hormat dengan rakyat kecil, baguslah itu. Kalau kemudian kita lihat Wagubsu Musa Rajekshah terus melanjutkan gaya kepemimpinannya yang santun dan dermawan dengan berbagai lapisan masyarakat, juga baguslah itu. Kalau kemudian kita lihat Walikota Medan ‘seakan-akan’ bekerja tiada henti seorang diri untuk memperjuangkan nasib rakyat kecil, pun baguslah juga. Apapun yang dilakukan oleh ketiganya -- yang diperkirakan bakal maju pada Pilgubsu 2023 nanti -- mari kita sikapi dengan santai-santai saja.

Tokh, di kala kondisi perekonomian kita kurang bagus saat ini -- apalagi Lebaran Idulfitri semakin mendekat -- maka akan semakin terlihat elok jika banyak tokoh yang berubah menjadi dermawan dan merasa dekat dengan rakyat kecil.

Akan halnya Wakil Walikota Medan, Aulia Rahman, ayo duduk manis saja. Beri kesempatan yang luas kepada Walikota Medan, Bobby Nasution, untuk mengeksplore sosoknya menjadi “seakan-akan” tokoh yang layak memimpin Sumut ke depan. Andai Bobby Nasution memenangkan Pilgubsu 2023, maka Aulia Rahman pun akan menjadi Plt. Walikota Medan.

Begitupun, mari kita santai-santai saja. Sebab, tulisan ini cumalah perkiraan…

•Penulis adalah Jurnalis, warga Sumut.

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini