Kalangan Milenial di Sumut Minati Investasi Saham

Sebarkan:
Kepala Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara Muhammad Pintor Nasution.(foto/ist)
MEDAN (MM) - Investor saham di Sumatera Utara posisi April  2022 sebanyak 181.343, paling banyak dari kaum milenial (18-25 tahun) mencapai 69.903 investor.     

Kepala Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara Muhammad Pintor Nasution mengatakan, pencapaian positif ini tentunya tak lepas dari peran media. 

“Media sangat membantu kami dalam mengedukasi tentang investasi di pasar modal. Banyak media yang menginformasikan bagaimana agar mendapat uang tambahan dari investasi saham. Terlebih, investasi dapat dilakukan secara online,” ungkap Pintor.

Ia melanjutkan, media juga sangat membantu dalam hal edukasi pasar modal yang menjangkau ke daerah-daerah.

“Banyak masyarakat Sumut di daerah yang ingin mengetahui lebih jauh tentang pasar modal. Hal ini terbukti dengan banyaknya yang ingin ikut Sekolah Pasar Modal secara online, salah satunya dari Kabupaten Humbahas,” sambungnya.

Pintor menuturkan, selama tahun 2021, pihaknya juga mengalami transaksi saham yang paling besar yaitu tembus Rp40 triliun pada Januari.

“Tembusnya transaksi hingga Rp40 triliun karena investor melakukan window dressing (strategi mempercantik portofolio investasi yang dilakukan perusahaan maupun manajer investasi, sebelum dipresentasikan kepada pemegang saham atau klien),” tuturnya.

Namun, pada bulan Februari dan berikutnya, jumlah transaksi saham mulai koreksi menjadi Rp24 trilun, Rp19 triilun hingga Rp18 triliun. Rata-rata transaksi perbulan sekitar Rp18 triliun hingga Rp19 triliun.

Pintor menambahkan total jumlah transaksi saham di Sumut selama tahun 2021 (Januari-Desember) tembus Rp218,200 triliun. Paling banyak transaksi di Januari 2021 mencapai Rp40,909 triliun, disusul Pebruari Rp24,949 triliun. Pada Desember 2021 transaksi saham Rp14,848 triliun. (arie)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini