Ketua DPRD Kota Hasyim Temui Warga Korban Kebakaran Jalan Wahidin

Sebarkan:

MEDAN (MM) - Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE, Minggu (1/5/2022), meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan 41 unit rumah semi permanen di Jalan Wahidin Gang Lurah, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area.

Hasyim tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung menyusuri Gang Lurah sembari menyaksikan puing-puing sisa kebakaran. 

Pantauan wartawan, Hasyim terlihat beberapa kali berdialog dengan warga korban kebakaran. "Kami turut prihatin dan sedih dengan musibah yang menimpa bapak dan ibu," kata Hasyim saat didaulat warga.

Namun demikian, Hasyim mengatakan akan berupaya datang kembali untuk menyalurkan bantuan. "Saat ini, BNPB sudah sigap, langsung mendirikan posko sebagai tempat penampungan sementara korban kebakaran," katanya.

Kami berharap, lanjutnya, warga tetap kuat, tabah dan sabar menghadapi musibah yang datang. Hasyim juga menyatakan akan mendorong Pemko Medan agar lebih memperhatikan mereka dari sisi kesehatan.

"Meski sementara ini berada di posko penampungan, kami harap warga tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker," imbuhnya.

Terkait pembangunan kembali rumah mereka, Hasyim berharap Pemerintah Kota Medan berkoordinasi dengan PT KAI, agar para korban bisa kembali membangun rumahnya."Kami pikir perlu ada solusi yang bijak untuk persoalan ini," kata Hasyim.

Usai berdialog dengan warga, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini meninjau posko milik BNPB. Ia mendapati beberapa warga korban kebakaran yang beragama Islam.

"Ibu yang sabar yaa. Besok lebaran. Musibah ini adalah ujian. Mesti kuat, kami akan bantu semampu kami. Jangan bersedih terus ya, bu," ujar Hasyim.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 41 rumah hangus terbakar di Jalan Wahidin, Gang Lurah, Kecamatan Medan Area, Medan, Sumatera Utara.

Peristiwa tersebut terjadi Minggu (1/5/2022) sekitar pukul 02.30 WIB.

Lurah Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area, Zulfikar Rambe mengatakan, api diduga berasal dari rumah warga yang berada pinggir rel kereta api.

Diduga terjadi korsleting listrik pada rumah warga yang saat itu sedang menyiapkan sahur.  (akbar)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini