PG, TK dan SD Kalam Kudus 1 Terapkan Digital Learning

Sebarkan:
Juliani (sebelah kiri), Christian (kedua dari kiri), Lina Minah, S.Kom., M.Ak. (kedua dari kanan), Feri Yuwandi, S.Kom., M.M. (sebelah kanan) diabadikan usai Launching Program GCC. (foto/ist)
MEDAN (MM) - Sekolah Kristen Kalam Kudus (SKKK) 1 Medan akan menerapkan metode pembelajaran digital learning kepada siswa PG (Play Group), TK (Taman Kanak-Kanak), dan SD (Sekolah Dasar) pada tahun ajaran mendatang.

Direktur Pelaksana SKKK Medan, Feri Yuwandi, S.Kom., MM kepada wartawan menyampaikan, metode digital learning itu mereka sebut dengan program Global Christian Class (GCC). "Tahun ajaran nanti adalah perdana GCC. Saat ini masih reguler tidak digital learning," ucap Feri usai Launching Program GCC untuk tingkat PG, TK dan SD Kalam Kudus 1 TA. 2022 - 2023.

Acara tersebut dihadiri Kapolsek Medan Baru diwakili Ba Binmas, Aiptu Juwani Sinaga dan Aipda Irwan Silitonga. Launching dilakukan oleh Ketua Yayasan Kalam Kudus Indonesia Kota Medan Christian didampingi Sekretaris Juliani, dan Bendahara Lina.

Feri menambahkan, sosialisasi dan perkenalkan program GCC ini dilakukan kepada orang tua yang sudah mendaftarkan anak-anaknya di Kalam Kudus 1.

GCC, lanjut Feri, merupakan program yang mengintegrasikan pembelajaran secara blended antara pembelajaran Kristiani dengan pemanfaatan teknologi (digital learning) berdasarkan kurikulum nasional dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar.

"Sasaran akhir dari program GCC adalah Godly Life (hidup yang baik), Independent and Meaningful Character (karakter yang mandiri dan berguna), Comprehensive Knowledge (pengetahuan yang komprehensif), Worldwide Skills (keterampilan global), dan Healthy Beings (manusia yang sehat)," jelas dia.

"Untuk merealisasikan program tersebut, kami bekerjasama dengan dua lembaga, yakni Mentari Teacher Academy untuk pengembangan tenaga didik dan Lincoln Learning terkait penyediaan digital learning-nya," imbuh Feri.

Salah seorang orang tua siswa yang datang ketika itu menyambut baik program GCC. Menurut dia, pembelajaran yang mengintegrasikan kurikulum dengan sisten digital membuat anak semakin mudah menangkap pengetahuan yang disampaikan. "Saya tertarik untuk memasukkan anak saya di sini," katanya. (akbar)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini