Ratusan Sapi di Sumut Suspek PMK, Gubsu Edy: Jangan Panik Hadapi Wabah

Sebarkan:

MEDAN (MM) – Gubernur Sumut (Gubsu), Edy Rahmayadi, mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik menghadapi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Belum ada yang mati di Sumatera Utara, tapi tidak boleh kita terus anggap enteng. Itu saja, ini antisipasi,” kata Edy didampingi Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan, Azhar Harahap, usai Rakor di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jumat (13/5).

Edy mengatakan, penyebaran wabah PMK sangat dimungkinkan di Sumut, karena sudah ada 3.000 hewan ternak PMK di perbatasan Besitang Langkat dengan Aceh Tamiang.

Namun begitu, kata mantan Pangkostrad ini, rata-rata ternak yang terpapar wabah PMK bisa diobati. “Bisa diobati dengan vitamin, dengan obat-obat kampung kita untuk tidak berkembang seperti di negara-negara lain, nah inilah kita antisipasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Kesehatan Hewan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Nuryani Zainuddin, memaparkan sebanyak 598 hewan ternak sapi di wilayah Sumut dilaporkan suspek PMK. Dikatakannya, 598 hewan ternak sapi suspek PMK itu tersebar di Kabupaten Deli Serdang sebanyak 261 ekor dan 337 ekor di Kabupaten Langkat. (Jumhana)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini