Tragis! Terduga Pencuri Kabel Listrik Ditemukan Membusuk di Rumah Kosong

Sebarkan:

Tim Inafis Bersama Polsek Medan Timur melakukan identifikasi dan olah TKP jenazah. (foto/ist)
MEDAN (MM) - Warga Jalan Bono Lk-IX, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, geger dengan ditemukannya sosok pria Maulana Ibrahim (23) tewas dalam kondisi membusuk, Selasa (31/5/2022) petang.

Diduga kuat pria yang mengenakan celana jean ponggol tersebut tewas tersengat listrik saat hendak mencuri kabel. Temuan ini seketika mengundang perhatian warga sekitar.

Informasi dihimpun, terungkapnya jenazah pria ini berawal dari warga yang mencium aroma bau busuk begitu menyengat dari salah satu rumah kosong. Seorang warga kemudian mencari tau asal bau, dan dugaan warga benar ternyata bau tersebut disebabkan adanya pria tewas yang sudah membusuk.

Kepala Lingkungan (Kepling) kemudian melaporkan temukan ke Mapolsek Medan Timur yang kemudian turun bersama tim inafis untuk melakukan penyelidikan dan olah TKP.

Dari hasil pemeriksaan, pria tersebut diketahui bernama Mualana Ibrahim (23), Jalan KL. Yos Sudaro, Kelurahan Glugur Kota Kecamatan Medan Barat. 

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu J Simamora mengatakan, dari hasil penyelidikan, korban tewas akibat tersengat listrik. "Dari hasil olah TKP dan Identifikasi pihak Inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan diduga korban meninggal dikarenakan tersengat arus listrik," ujar dia, Rabu (1/6/2022). 

Sambung Kanit, korban diduga meninggal dunia sudah lebih dua hari. "Kondisinya sudah membusuk," kata dia. 

Masih dia, sebelum tewas, Maulana Ibrahim diduga hendak mencuri kabel listrik di rumah kosong. Kemudian pihak kepolisian, sambung dia, menemukan barang bukti tang yang diduga dipakai korban saat mengambil kabel listrik. "Diduga Ibrahim ini tidak tau kalau kabel di rumah kosong itu masih dialirin listrik," ucapnya. 

Kemudian, sambung dia, warga sekitar juga mengenal Maulana Ibrahim. "Warga sekitar juga tanda kelakuan korban ini," sebut J Simamora. 

Setelah mengetahui identitas jasad itu, kata Kanit, pihaknya langsung memanggil pihak keluarga. "Keluarga korban mendatangi Polsek Medan Timur untuk diambil keterangannya dan keluarga korban membuat surat pernyataan tidak keberatan dan tidak bersedia dilakukan autopsi," tambah dia. (abdoel) 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini