Dihadiri Gubsu, Pengurus IKA-STIKP Masa Bakti 2022-2027 Resmi Dilantik

Sebarkan:

MEDAN (MM) - Kepengurusan Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (IKA-STIKP) masa bakti 2022-2027, resmi dilantik Ketua STIKP DR Sakhyan Asmara di Garuda Plaza Convention, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sabtu (11/6/2022). 

Pelantikan itu ditandai dengan penyerahan pataka dari Ketua STIKP kepada Ketua Umum IKA-STIKP terpilih Drs. Hendra DS. 

"Saya serahkan pataka ini kepada saudara untuk dikibarkan ke seluruh Nusantara demi kemajuan STIKP," pesan Sakhyan Asmara. 

"Saya akan laksanakan untuk mengibarkan pataka di Nusantara untuk kembali membesarkan nama STIKP," tegasnya seraya diikuti dengan pengibaran bendera pataka di depan seluruh alumni dan tamu undangan yang hadir. 

Ketua Umum IKA-STIKP Hendra DS berjanji akan secepatnya membuat sejumlah program dan berkoordinasi dengan pihak kampus dan para alumni yang kini tersebar di seluruh tanah air. 

"Inti dari pembentukan IKA-STIKP ini bagaimana alumni bisa berperan aktif untuk bisa mengembalikan nama besar STIKP sebagai kampus komunikasi khususnya jurnalistik di era ini. Ini merupakan komitmen alumni sejak awal," tandasnya.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang hadir dalam pelantikan dan Reuni Akbar Dies Natalis 35 Tahun STIKP menyampaian kebanggaannya atas sumbangsih 'kampus orange' itu dalam menciptakan mahasiswa berkualitas dan profesional, khususnya jurnalis. 

"STIKP yang kita tau lahir dari tangan dingin 2 tokoh pers Bapak HM Said dan Ibu Hj Ani Idrus, telah banyak mencetak orang-orang yang profesional di bidangnya, khususnya para jurnalis di Sumatera Utara khususnya dan di Indonesia umumnya," ucap Edi. 

Ia juga berpesan agar seluruh alumni bisa terus mempertahankan tradisi profesionalisme khususnya di dunia bidang kerja jurnalistik dan kehumasan, agar keberadaan STIKP bisa semakin besar di masa depan. 

Sementara, turut hadir dalam prosesi pelantikan itu Walikota Medan yang diwakili Kadis Pendidikan Laksamana Putra Siregar, jajaran pengurus STIKP, para dosen dan mahasiswa yang kini masih mengecap bangku perkuliahan. (ril)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini