BUMDes Lubuk Cuik Batu Bara Alami Kerugian, Aset Disita Pemasok Pupuk karena Tunggakan Utang

Sebarkan:
Kantor Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Limapuluh Pesisir, Batu Bara. (foto/ist)
BATU BARA – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lubuk Cuik, Kecamatan Limapuluh Pesisir, menghadapi persoalan keuangan setelah mengalami kerugian usaha dan tunggakan pembayaran kepada pemasok pupuk dan pestisida.

Berdasarkan informasi hasil musyawarah desa pada akhir Januari 2026, salah satu aset BUMDes berupa perangkat sound system karaoke diamankan oleh pihak pemasok sebagai jaminan atas sisa utang sekitar Rp42,6 juta. Perangkat tersebut sebelumnya digunakan sebagai unit usaha untuk menambah pendapatan desa.

Sejumlah warga menyebut, selain tunggakan utang, program budidaya cabai yang dikelola BUMDes pada Tahun Anggaran 2025 dengan modal sekitar Rp80 juta juga dilaporkan belum memberikan hasil optimal sehingga berdampak pada kondisi kas usaha.

“Kami berharap ada penjelasan terbuka mengenai kondisi keuangan dan status aset desa agar masyarakat memahami situasinya,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Pihak pemasok pupuk, melalui perwakilannya, membenarkan bahwa pengamanan aset dilakukan sementara sambil menunggu penyelesaian pembayaran. Menurutnya, langkah tersebut telah dibahas dalam rapat bersama unsur pemerintah desa dan lembaga desa, namun belum ditemukan solusi akhir.

Sementara itu, masyarakat meminta pemerintah desa dan pengelola BUMDes meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan serta segera mencari penyelesaian sesuai ketentuan hukum agar aset desa dapat kembali dimanfaatkan.

Permasalahan ini menjadi perhatian warga karena menyangkut tata kelola usaha desa, akuntabilitas anggaran, serta keberlanjutan program ekonomi masyarakat setempat. (zein)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com