Guru Besar UNSIA: Jokowi Bawa Kemajuan Bagi Pesantren di Indonesia

Sebarkan:

MEDAN (MM) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai telah memberikan sumbangsih besar terhadap kemajuan pesantren di Tanah Air. Berkat kebijakan Jokowi pesantren saat ini kebermanfaatan pesantren begitu dirasakan masyarakat. 

Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Prof Nur Syam menyebut masa pemerintahan Jokowi berbagai inovasi dilambil demi mendorong pesantren lebih maju. Sejumlah kebijakan berdampak positif bagi eksistensi pesantren di Tanah Air. 

Inovasi-inovasi yang muncul di era Jokowi, papar dia, mulai dari diresmikannya Hari Santri Nasional serta Undang-Undang Pesantren. Dia menilai melalui kebijakan tersebut Jokowi berhasil meningkatkan nilai-nilai pesantren di masyarakat. 

"Inilah sebenarnya sumbangan Presiden Jokowi terhadap dunia pesantren. Hari Santri Nasional, Undang-Undang Pesantren tercetus di era saat ini jadi tidak boleh dilupakan," ujar Prof Nur Nursyam saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional: Menelaah Prospek Ekonomi Pesantren di Era Pemerintahan Jokowi di UINSA , Surabaya dilihat dari akun YouTube Dema Uinsa Surabaya, Senin (06/06/2022). 

Dia menuturkan kepihakan Jokowi terhadap perkembangan pesantren yang ditetapkan dari Hari Santri Nasional yang ditetapkannya pada 22 Oktober 2020. Karenanya kita sebagai masyarakat patut untuk turut merayakannya. 

"Hari Santri Nasional ditetapkan oleh Presiden Jokowi pada 22 Oktober 2021. Saya ingat betul karena saya menentukan setiap pembahasannya sebelum memutuskan," sambung Prof Nur Syam. 

Selain itu, komitmen Jokowi sangat jelas terlihat dengan disahkannya Undang-Undang Pesantren yang sudah berjalan lancar. Sehingga, tambah dia, manfaat besar yang dihadirkan begitu dirasakan langsung oleh masyarakat. 

"Semua itu adalah hadiah terbesar yang diberikan Jokowi kepada para santri di Tanah Air. Supaya dunia pendidikan pesantren lebih diakui lagi," pungkas Prof Nur Syam. (red/ril)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini