Hasil Uji Lab Balai Veteriner: 8 Ekor Sapi di Paluta Positif PMK

Sebarkan:
Tim Balai Veteriner Medan mengambil sampel darah sapi yang diduga terjangkit PMK di Kabupaten Padang Lawas Utara beberapa waktu lalu. (foto:mm/yasir)
PALUTA (MM) - Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menyampaikan hasil uji laboratorium Balai Veteriner (BVet) Medan, Provinsi Sumatera Utara. Sebelumnya, beberapa waktu lalu institusi ini melaksanakan kegiatan penyidikan penyakit hewan di Paluta.

"Dari 10 ekor sapi yang diambil sampel berupa air liur dan darah, 8 ekor di antaranya dinyatakan positif terjangkit penyakit'mulut dan kuku (PMK)," kata drh Samsul Bahri Siregar, Kabid Kesmavet pada Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan Paluta, Jumat (24/6/2022) di ruang kerjanya.

Samsul mengungkapkan, hasil uji laboratorium ini telah disampaikan kepada Dirjend Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direktur Kesehatan Hewan, Kepala Pusat Veteriner Farma Surabaya dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara.

Lebih lanjut, Samsul menjelaskan, kedelapan ekor sapi yang dinyatakan positif terjangkit PMK tersebut merupakan milik warga di dua desa yang ada di kecamatan Padang Bolak."Dua ekor di desa Garoga dan enam ekor lainnya di desa Sibatang Kayu, kecamatan Padang Bolak," terangnya sembari menunjukkan lampiran penyampaian hasil pengujian sampel Balai Veteriner Medan.

Hasil uji laboratorium BVet Medan ini ujar Samsul juga sudah disampaikan kepada pemilik hewan ternak. "Kita menyarankan kepada pemilik untuk mengisolasi ternak yang sudah terjangkit selama 14 hari untuk pencegahan penyebaran wabah terhadap ternak lainnya," imbuhnya.

Di samping itu, pemilik ternak juga diimbau untuk tidak panik dalam menghadapi wabah PMK dengan tetap memperhatikan kebersihan kandang untuk mengantisipasi virus dan pemberian vitamin kepada hewan ternak.

Disinggung terkait langkah apa yang akan dilakukan untuk penanganan penyebaran PMK di Paluta, Dokter Hewan lulusan Universitas Syah Kuala, Aceh ini menyebutkan pihaknya sedang mempersiapkan segala sesuatunya. "Saat ini kita sedang merumuskan permintaan anggaran dana baik itu ke Pemkab, Pemprovsu dan Kementerian agar wabah PMK ini sesegera mungkin dapat kita atasi," ujarnya. (Ahmad Yasir Harahap)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini