Polres Tapteng Gelar Operasi Patuh Toba 2022, Ini Targetnya...

Sebarkan:
Kapolres Tapteng, AKBP Jimmy Christian Samma.(foto/ist)
TAPANULI TENGAH (MM) – Polres Tapteng dan jajarannya resmi menggelar Operasi Patuh Toba 2022 mulai hari ini, Senin, 13 Juni hingga 26 Juni 2020. Pada operasi ini, ada lima sasaran penindakan yang yang menjadi prioritas pihak kepolisian itu. 

Selain kenderaan bermotor yang tidak layak jalan dan yang digunakan untuk balap liar, kenderaan yang tidak sesuai standar pabrikan dengan menambah panjang rangka atau merubah spek serta kendaraan bermotor pribadi yang menggunakan sirine/rotator/strobo bukan untuk peruntukannya, nomor registrasi kendaraan bermotor yang tidak sesuai aturan atau spek juga akan ditertibkan dan ditindak.

Menurut Kapolres Tapteng, AKBP Jimmy Christian Samma, dalam arahannya membacakan pesan dan arahan Kapoldasu, Irjend Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, pada Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2022 di Lapangan Mako Polres Tapteng di Pandan, Senin (13/6/2022), tujuan dari operasi ini adalah untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan, dan angka fatalitas lalu lintas, serta meningkatkan kepatuhan, ketertiban dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Sumatera Utara (Sumut).

"Hal itu mengingat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di jalan raya saat ini masih dirasakan belum optimal. Dan itu dipengaruhi oleh rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap hukum dan perundang-undangan lalu lintas," kata Jimmy. 

Jimmy pun atas nama Kapoldasu lantas menekanan kepada seluruh jajarannya untuk mempedomani dan melaksanakannya secara profesional, bermoral, dan humanis untuk mendapatkan simpati masyarakat. 

Selain itu mampu melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat terkait kamseltibcar lantas melalui kegiatan sosialisasi, pemasangan spanduk, banner, baliho, penyebaran leaflet dan stiker serta sosialisasi melalui media cetak, elektronik dan media sosial.

"Karena selain penegakan hukum secara elektronik (ETLE) maupun teguran langsung tilang, operasi ini juga menekankan kegiatan edukatif, persuasif, dan humanis," pungkas Jimmy. (jhonny simatupang)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini