Brak! Kijang Reborn Kadinkes Batubara Tabrak Warung Nasi di Tebing Tinggi

Sebarkan:

 

Satlantas Polres Kota Tebing Tinggi melakukan olah TKP kecelakaan yang melibatkan mobil dinas Pemkab Batubara. (foto/ist)
TEBING TINGGI - Mobil Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pemkab Batubara, dr. Wahid Khusyairi mengalami kecelakaan tunggal menabrak warung nasi di Jalan Jenderal Gatot Subroro, Kelurahan Pabatu, Kecamatan Pabatu Hulu, Kota Tebing Tinggi.

dr. Wahid bersama dua sopir dan empat penumpang lainnya dikabarkan selamat. Namun seorang wanita yang sedang berada di warung nasi milik Windari (28), dikabarkan mengalami luka-luka.

Informasi dihimpun, tabrakan maut terjadi Kamis (7/7/2022) sekira pukul 07.00 WIB. Saat itu, dr. Wahid bersama dua sopirnya, Rahmadi (47) warga Jalan Menteng VII Medan dan Sofyan Surya serta empat penumpang lainnya,Hakam, Sultan, Mila dan Sari, mengendarai mobil dinas Pemkab Batubara Kijang Innova Reborn BK 36 O berplat hitam.

Kendaraan dr. Wahid bergerak dari Pematangsiantar menuju Kota Tebing Tinggi disopiri Rahmadi.  Setibanya di TKP, mobil kehilangan (Out of Control) ke kiri menghantam warung nasi milik Windari.

Brak! Benturan keras menghancurkan warung Windari, warga Jalan Pala I, Kelurahan Bandar Utama, Tebing Tinggi. Seorang wanita yang kebetulan tak jauh dari lokasi terluka terkena serpihan material bangunan warung dilarikan warga ke rumah sakit.

Tak lama kemudian Satlantas Polres Kota Tebing Tinggi turun ke lokasi. Untuk penyelidikan, kendaraan dinas Pemkab Batubara Kijang Innova Reborn BK 36 O, STNK dan SIM BI Umum Rahmadi diamankan unit Gakkum Polres Tebing Tinggi.

[cut]

Kabid Humas Polres Tebing Tinggi AKP Agus Arianto yang dikonfirmasi medanmerdeka.com, Jumat (8/7/2022) mengaku belum memonitor karena masih mengikuti kegiatan Vidcom.

Kecelakaan tragis yang dialami Kadinkes Batubara dr. Wahid menjadi perbincangan hangat di Batubara. Apalagi, kasus tersebut terjadi pada hari kerja. Namun mengapa dr. Wahid melakukan perjalanan dari Pematangsiantar ke Tebing Tinggi? Seharusnya Kamis itu dr. Wahid berada di Batubara. 

Dari sejumlah penumpang yang diketahui, turun mendampingi dr. Wahid merupakan dua sopir yang masuk sebagai tenaga honorer, yakni Rahmadi dan Sofyan Surya. Sedangkan dua penumpang pria dan 2 wanita tidak diketahui sebagai apa.(zainuddin zein/davis)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini