Plt Bupati Syah Afandin Sambut Kunjungan USU dan IPPABAS

Sebarkan:

LANGKAT (MM) - Plt Bupati H. Syah Afandin,SH, menerima kunjungan audiensi Kegiatan Sosial Universitas Sumatera Utara (USU), di Rumah Dinas Bupati.  Rombongan dipimpin dr. Tengku Winda Ardini Sp.JP, didampingi dr. Anggia C Lubis Sp.JP(K), dr Yuke Sarastri Sp.JP beserta jajaran tim pelaksana kegiatan pengabdian dan bakti sosial masyarakat. 

Adapun giat bakti sosial yang dilaksanakan Fakultas Kedokteran USU, bekerja sama dengan Rumah Sakit UMum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan, dengan fokus masalah jantung, diantaranya melakukan Skrining Infeksi Jantung dan Skrining Metabolik Jantung, serta pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada pelajar SMP/Sederajat.

Selanjutnya Syah Afandin menerima audiensi Kepengurusan Ikatan Pedagang Pasar Baru Stabat (IPPABAS) periode 2022 s/d 2027. Audiensi dipimpin ketua H Nardi didampingi sekretaris H Salaman, Bendahara Hj Juliati beserta anggota IPPABAS.

Audiensi bertujuan memperkenalkan kepengurusan baru IPPABAS, serta memohon perhatian pemerintah terkait perawatan, kebersihan, lahan parkir yang beralih fungsi, serta penempatan pedagang kaki lima. dimana IPPABAS adalah wadah berkumpulnya para pedagang sebagai mitra dinas perdagangan terhadap pelaksanaan jalannya pasar. 

Untuk itu Plt Bupati melalui dinas terkait akan segera melakukan penataan, pemetaan dan  penambahan kebutuhan terakait kebersihan dan kenyamanan Pasar, serta berupaya mengembalikan fungsi pasar dengan baik secara terprogram.

"Pasar Stabat inikan berada di ibu kota kabupaten, maka akan terpikirkan oleh orang orang kalau induknya saja sudah kotor apalagi dengan pajak yang lain. Ini akan kita benahi," ucap Plt. Bupati 

Syah Afandin juga menyampaikan, saat ini Pasar Baru Stabat masuk dalam perencanaan pembangunan menjadi pasar semi modern, untuk itu Ia meminta IPPABAS turut serta dalam rencana tersebut untuk mengawal dan mengakomodir para pedagang sehingga proses dan pelaksanaanya dapat berjalan dengan baik. (mm/ril) 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini