Kapolda Riau Irjen Iqbal Luncurkan 8 Aplikasi Digital

Sebarkan:

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal. (foto/ist)
PEKANBARU (MM) – Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal meluncurkan aplikasi Quick Response Information System (QRIS) Ditpolairud Polda Riau. Hingga kini, Polda Riau sudah memiliki 11 aplikasi dalam memberikan pelayanan publik.

Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan, inovasi teranyar ini merupakan besutan Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah perairan.

“Inovasi-inovasi yang dilakukan demi mewujudkan pelayanan publik terbagi bagi masyarakat,” kata Irjen Pol Mohammad Iqbal di Aula Tribrata lantai 5 Gedung Mapolda Riau, Selasa (20/9/2022).

Dijelaskan Iqbal, aplikasi QRIS Ditpolairud Polda Riau, sangat luar biasa bagus. Oleh karena itu, Kapolda ingin agar aplikasi ini betul-betul bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan berguna untuk membantu tugas-tugas Polri.

"Karena itu lewat aplikasi QRIS ini, kita ingin semakin menguatkan peran dari seluruh stakeholder yang ada di perairan bekerjasama dengan masyarakat untuk meminimalisir penyeludupan, baik itu narkoba dan barang lain sebagainya," terang mantan Kapolda NTB ini.

Sementara itu, Direktur Polairud Polda Riau Kombes Pol Eko Irianto menerangkan, seiring dengan perkembangan era digitalisasi Ditpolairud dengan inisiasi Kapolda Riau telah berhasil menciptakan inovasi berbasis teknologi informasi.

"Ini semua merupakan bentuk implementasi dari program prioritas Bapak Kapolri, dengan tranformasi menuju Polri yang presisi yaitu berupa teknologi kepolisian di era polisi 4.0 dalam rangka meningkatkan pelayanan publik," tutur Kombes Eko.

Dengan adanya aplikasi ini, sambungnya, aplikasi ini dilengkapi fitur panic button yang bisa digunakan masyarakat apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindak pidana kejahatan, perampokan pencurian, mengalami kecelakaan di perairan, atau melihat ada orang tenggelam.

"Dalam keadaan darurat dapat menekan tombol panic button yang nantinya akan tersambung langsung ke seluruh handphone personil Polairud jajaran Polda Riau dan kemudian personel dalam radius paling terdekat akan merespon panggilan darurat tersebut dengan menghubungi pelapor untuk mengambil langkah atau tindak lanjut berikutnya," tandasnya.

Selain dari Ditpolairud, ada pula inovasi dari 7 satuan kerja (Satker) lain jajaran Polda Riau yang ikut diluncurkan bersamaan.

Diantaranya dari Dit Pamobvit yaitu NGOPI (Ngobrol Penuh Inspirasi), Si-Mapan (Sistem Manajemen Pengamanan), Si-Dewi (Sambang Istimewa Destinasi Wisata), dan E-Disposisi.

Kemudian aplikasi SIPENDU Itwasda Polda Riau, website Layanan Bantuan Hukum dan Penyuluhan Hukum Bidkum Polda Riau di alamat website app.bidkumpoldariau.id, aplikasi TEBAS (Tepat Bersinergi Tuntas) Biro Ops Polda Riau, aplikasi SIKAT NARKOBA Ditres Narkoba Polda Riau, aplikasi SIKAPOR PRESISI Birolog Polda Riau serta aplikasi Buconro (Budget Consultation Room) Biro Rena Polda Riau.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, Danlanal Dumai, Kepala Basarnas Pekanbaru, Kasrem 031 Wira Bima, Kepala KSOP Kelas I Dumai, perwakilan Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, perwakilan Kajati Riau, perwakilan Kepala BPBD Riau, dan lain-lain.

Dalam kegiatan ini, digelar pula penandatanganan Komitmen Bersama antara Polda Riau dengan stakeholder lainnya tentang Strategi Penanggulangan Kejahatan dan Pertolongan Kecelakaan di wilayah Perairan Polda Riau melalui aplikasi QRIS. (syahrudin)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini