Perlu Referensi Pemerintah Agar Masyarakat Dapat Informasi Seputar Pembayaran Digitalisasi

Sebarkan:
Mantan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Difi Johansyah.
SAMOSIR - Dampak baik dan buruk yang akan terjadi dari setiap program transaksi pembayaran melalui digitalisasi di Indonesia pasti ada, untuk itu pemerintah perlu membuat aturan untuk mengatur pembayaran melalui sistem digitalisasi agar kejadian yang merugikan masyarakat tidak terjadi.

Hal ini dikatakan mantan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Difi Johansyah pada acara Capacity Building Wartawan Ekonomi dan Bisnis Kota Medan yang dilaksanakan di Samosir Cottage Resort selama tiga hari mulai hari Jumat, Sabtu dan Minggu (14/16/2022) dengan tema Wartawan Ekonomi dan Bisnis Kota Medan yang profesional melalui digitalisasi.

Ditambahkan Difi Johansyah yang sekarang ini menjabat sebagai salah satu Komisioner Finnet Indonesia, bahwa banyak terjadi tindak kejahatan selama peralihan dari penggunaan manual ke aplikasi digital.

Sehingga akibat penipuan ini banyak masyarakat dirugikan yang terakhir berujung kepala pihak Kepolisian sebagai sarana masyarakat yang merasa dirugikan akibat dari program digitalisasi untuk melakukan pelaporan akibat dirugikan.

Berbagai dampak buruk akibat digitalisasi kiranya perlu mendapat perhatian pemerintah, sehingga tingkat kerugian atau penipuan akibat digitalisasi dapat ditekan, atau sama sekali ditiadakan," ujar Difi.

Untuk itu menurut Difi, agar tidak terjadi berbagai penipuan dalam sistem digitalisasi perlu adanya suatu referensi yang dibuat pemerintah seperti suatu link, yang masyarakat dapat bertanya di link itu, dan pemerintah menjawabnya seputar digitalisasi, agar masyarakat tidak tertipu dengan dunia digitalisasi, "terang Difi.

Sebelumnya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Doddy Zulverdi dalam sambutannya mengatakan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena wartawan lah yang dapat menyampaikan kepada masyarakat, seputar digitalisasi. (Ahmad Rizal)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini