Bupati Madina Launching SIAP QRIS di Pasar Lama Panyabungan

Sebarkan:
Bupati Madina Launching SIAP QRIS di Pasar Lama Panyabungan. (foto:mm/ist)
MADINA (MM) - Aplikasi Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai, Code Indonesian Standard (SIAP QRIS) kini telah hadir di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut).

Launching dilakukan langsung Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution, di Pasar Lama Panyabungan, Kecamatan Panyabungan, Senin (27/11/2022).

Siap Qris merupakan alat transaksi ekonomi berbasis informasi dan teknologi kekinian, diamana dengan aplikasi ini banyak manfaatnya bagi para pedagang, salah satunya menghindari pengunaan uang palsu.

Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution, mengatakan, diera globalisasi dan digitalisasi sekarang aplikasi ini tidak bisa dihindarkan, aplikasi Siap Qris tentunya sangat bermanfaat, kemamanan kebocoran nyaris tidak ada dan juga efesiensi.

"Dengan menggunakan sistem ini sering kita dihadapkan dengan berbagai kendala tehknis, namun itu hanya persolan kemauan karena barang baru dan terbiasa dengan pembayaran tunai, padahal pembayaran tunai sangat beresiko sekali," terang Sukhairi.

Dikatakan Bupati aplikasi Siap Qris dari Bank Indonesia (BI) adalah sebuah langkah yang harus di apresiasi, dan Pemerintah siap mendukungnya.

"Jangan bosan dengan ketika sistem ini diberlakukan ada kendala kendala tehnis tentunya itu sebuah hal yang biasa. Saya harap demi waktu efesiensi kemanan mudah mudahan ini bisa berjalan dengan baik," kata Sukhairi.

Di era digital sekarang tentu ada plus dan minusnya, akan tetapi Sukhairi menyebut Pemda melihat aspek positifnya, dan hal ini tentunya untuk kebaikan masyarakat Madina.

"Mudah mudahan pedagang kita dapat merasakan, dan tentunya ini demi kebaikan masyarakat," ujar Sukhairi.

Kepala kantor perwakilan BI Sibolga Yuliansyah Andreas mengatakan, di Nasional ini dalah kolaborasi BI dengan Kementerian Perdagangan melalui pencanagan pasar dan pusat perbelanjaan yang sehat dan inovatif.

"Setelah Covid 19 program ini kami gulirkan, dan ini juga merupakan bagian dari implementasi digitalisasi sistem pembayaran dan dalam upaya memperluas pembayaran digital dipasar pasar tradisional dan pusat perbelanjaan," katanya.

Ia berharap dengan program ini dapat menjadi momentum dalam mempersiapkan pasar dan juga pusat perbelanjaan dalam memasuki era digital. "Harapan kami ini terus berlanjut dan diikuti oleh seluruh pedagang lainnya," ujarnya. (fadli)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini