FKPP Sumut Apresiasi Wali Kota Medan Atas Standar UHC untuk Kesejahteraan Guru

Sebarkan:
FKPP Sumut memberikan cinderamata kepada para guru dan kepala sekolah di Kota Medan. (foto:mm/ist)
MEDAN (MM) - Pengurus Forum Komunikasi Peduli Pendidikan (FKPP) Sumut mengapresiasi Wali Kota Medan Bobby Nasution yang peduli atas kesejahteraan guru.

Apresiasi ini disampaikan Pembina FKPP Sumut sekaligus tokoh pendidikan Sumut, Drs. Syaiful Syafri MM. “Wali Kota Medan tidak hanya sebatas mengalokasi dana tambahan untuk kesejahteraan para guru, namun juga meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC). Sikap dan kepedulian Wali Kota Bobby Nasution patut kita apresiasi,” pungkas mantan Kadisdik Sumut, Syaiful Syafri kepada wartawan di Medan.

Dengan program ini, sambungnya, setiap warga pemilik KTP Medan yang memerlukan pelayanan kesehatan, dapat dilayani rumah sakit, hanya dengan membawa KTP penduduk Medan. Dan program ini secara otomatis akan berlalu awal Desember 2022, termasuk para guru2 honorer yang belum ikut kepesertaan BPJS.

Dukungan dan apresiasi ini disampaikan Syaiful Syafri disela-sela kunjungan silaturahmi FKPP Sumut di kediaman Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 3 Medan, Drs. Mukhlis dan Kepsek SMK Negeri 7 Medan Drs, Roberth Lesbatta.

Kunjungan silaturahmi dihadiri Pembina Dra Hj Rebekka, Dra Siti Nurhaida, Wkl Ketua Bambang Siswanto, SE, M.Si, Dra Latifah Hanum, Sekretaris Dra Juniar, M.Si, Wakil Hariaty Elida dan Tim tehnis Mimi, H. SH, Rahmadsyah dan Heri, silaturahmi pengurus FKPP Sumut berdialog dengan Ka SMAN 3 dan Ka SMKN 7 Medan mencari masukan masalah pendidikan.

Sambung Syaiful Syafri, kesejahteraan guru, tidak sebatas tambahan honor bagi seorang guru, tetapi juga kebutuhan pelayanan kesehatan, peningkatan kompetensi melalui diklat, termasuk kebutuhan penghargaan promosi jabatan bagi guru guru berprestasi.

Saat ini jumlah Guru di Kota Medan sebanyak 28.055 orang,  diantaranya  8.281 orang guru honor TK, SD, dan SMP baik negri dan swasta, sedangkan 946 adalah operator sekolah yang dimungkinkan belum ikut kepesertaan BPJS, sehingga program UHC Walikota Medan sangat membantu para guru honor dari aspek kesejahteraan.

Dari hasil diskusi yang penuh keakraban antara Wkl Ketua FKPP Sumut Latifah Hanum dan Sekretaris Juniar, banyak masukan tentang masalah pendidikan yang disampaikan Ka SMAN 3 Medan Drs Mukhlis dan Ka SMKN 7 Medan Robeth Lebatta.       

Masukan dari kedua Pimpinan SMA dan SMK itu menjadi catatan diantaranya guru belum mengikuti perubahan pendidikan, belum tersedianya  SOP pendidikan untuk Guru, Siswa dan Orang Tua, banyaknya guru2 negeri yang pensiun, sehingga  guru honor yg belum  standard kompetensi harus mengajar, dan silaturahmi diakhiri dengan penyerahan cendramata. (subari)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini