Tunjukkan Solidaritas, STM JUS Sibolga Berikan Bantuan untuk Anggota yang Sakit

Sebarkan:
Ketua STM JUS Sibolga, Tua Sitompul, menjenguk anggota yang sakit Safrin Haryanto Panggabean di kediamannya di Padangsidimpuan, baru-baru ini. (foto:mm/dok stm jus)
SIBOLGA (MM) - Serikat Tolong Menolong (STM) JUS Sibolga menunjukkan aksi solidaritas dan kepedulian dengan menjenguk dan membantu salah seorang anggotanya yang sedang sakit, Safrin Haryanto Panggabean. 

Safrin, yang menderita sakit Ambeyen dan akan dirujuk ke rumah sakit di Medan untuk mendapat perawatan medis lanjutan dijenguk di kediamannya di Kelurahan Timbangan Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut).

Ketua STM JUS, Tua Sitompul mengatakan, STM JUS dibentuk atas dasar kebersamaan dalam kegiatan sosial untuk saling tolong menolong sesama anggota yang berasal dari beragam profesi, mulai dari pemerhati, wartawan, LSM, dan sopir.

Menurutnya, sejak dibentuk awal 2022, STM JUS telah melaksanakan beberapa kegiatan sosial, sekaligus memberikan santunan/bantuan, di antaranya menghadiri pernikahan keluarga anggota, mengunjungi anak yang baru lahir dari keluarga anggota, menjenguk dan memberi semangat kepada anggota yang mengalami kecelakaan, dan yang sedang berduka'kemalangan.

"Kegiatan kelompok ini diatur dalam AD/ART, termasuk dalam hal iuran anggota yang menjadi sumber kas organisasi," kata Tua, dalam keterangan persnya didampingi Sekretarisnya, Swandi Manalu, dan Bendaharanya, Poltak Nababan, di Kota Sibolga, Rabu (16/11/2022).

Tidak itu saja, sebut Tua, sesuai hasil kesepakatan pengurus dalam rangka untuk pengembangan organisasi, STM JUS tetap terbuka untuk menerima anggota baru sepanjang mematuhi aturan dalam kelompok dan tidak ada paksaan.

"Ke depannya, kita berharap kegiatan kelompok tidak hanya sebatas sosial berupa kunjungan suka duka dan pemberian bantuan, namun bisa meluas, seperti dalam hal pengembangan ekonomi dan kesejahteraan anggota. Ini harapan kita," ucapnya. 

Kelompok ini juga, lanjutnya, didasari rasa ingin saling mengenal, tolong menolong dalam suka dan duka, dengan tujuan untuk mempererat hubungan kekeluargaan sesama anggota. Juga berperan aktif dalam kegiatan sosial serta memberi bantuan sebagai wujud rasa dan sifat sosial sesama anggota.

"Tolong menolong dengan pola tindakan dalam kelompok yang didasari oleh rasa kepercayaan guna mewujudkan kebersamaan untuk menghadapi setiap permasalahan yang terjadi di antara anggota, baik dalam peristiwa suka maupun duka," pungkas Tua. (jhonny simatupang)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini