Capaian PNBP Imigrasi Sibolga Tembus Rp3,7 Miliar Tahun 2022

Sebarkan:
Kepala Kantor Imigrasi Sibolga, Saroha Manulang memberikan keternagan (foto:mm/ist)
SIBOLGA (MM) - Kantor Imigrasi Sibolga berhasil menyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 3.769.750.000 ke kas negara sepanjang 2022. Penerimaan ini mengalami peningkatan signifikan sebesar 358 persen dibanding tahun sebelumnya 2021 sebesar Rp1.050.850.000.

Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Sibolga, Saroha Manullang mengatakan, peningkatan PNPB ini diperoleh dari layanan keimigrasian, berupa permohonan paspor dan izin tinggal, serta biaya beban (denda) over stay bagi warga negara asing (WNA) yang melebihi izin tinggal di Indonesia. 

"Kami berharap pendapatan ini berdampak positif terhadap pemulihan ekonomi nasional," ungkap Saroha dalam keterangannya didampingi Kepala Seksi (Kasi) Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Andi Febri Rinaldhi, Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Lalu Lintas Keimigrasian, Wawan Setiawan dan Kepala Urusan (Kaur) Kepegawaian, Widya Togatorop, di Aula Imigrasi Sibolga, Jumat (30/12/2022).

Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Sibolga juga, sebut Saroha, mengalami peningkatan signifikan sepanjang 2022. Terbukti, Kantor Imigrasi Sibolga telah menerbitkan 9.336 paspor atau meningkat 911 persen dibanding 2021 sebanyak 1.024 paspor. Begitu juga penerbitan izin tinggal keimigrasian bagi orang asing di 2022, juga mengalami peningkatan. 

"Izin tinggal kunjungan 2022 sebanyak 461 dokumen, meningkat 282 persen dibanding 2021 sebanyak 163 dokumen. Izin tinggal terbatas sebanyak 534 dokumen, meningkat 178 persen dibanding 2021 sebanyak 299 dokumen. Untuk izin tinggal tetap 2022 telah diterbitkan sebanyak lima dokumen," ungkap Saroha.

Sementara berbagai kebijakan dan inovasi yang yang telah dilakukan Kantor Imigrasi Sibolga, lanjut Saroha, juga terbukti dapat mendongkrak penerimaan negara. Salah satu di antaranya adalah layanan eazy paspor atau paspor kolektif yang dilaksanakan di luar kantor imigrasi. 

"Pada 2022, Kantor Imigrasi Sibolga telah melaksanakan enam kali kegiatan layanan eazy passpor di beberapa wilayah kerja kami. Selain itu, keberadaan Unit Kerja Keimigrasian (UKK) di Gunungsitoli dan Mandailing Natal (Madina) turut memberikan dampak positif," tuturnya. 

Saroha mengungkapkan, dengan adanya dua UKK itu, masyarakat semakin antusias untuk mengurus paspor. Bahkan, pemohon paspor untuk UKK Madina relatif lebih banyak dibandingkan pemohon di Kantor Imigrasi Sibolga. 

Begitu juga koordinasi dan kolaborasi dengan instansi terkait terlaksana dengan baik. Di mana, pada 2022, Kantor Imigrasi Sibolga telah melaksanakan Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) sebanyak empat kali, serta pemberian sanksi administratif terhadap 13 orang asing. 

"Yang paling membanggakan, untuk pertama kalinya di 2022, Kantor Imigrasi Sibolga mengukir sejarah dengan menuntaskan tindak pidana keimigrasian melalui proses peradilan (pro justisia) terhadap satu orang asing," ujarnya. 

Sementara itu, untuk mendukung pelaksanaan tugas fungsi keimigrasian, Kantor Imigrasi Sibolga telah melaksanakan sosialisasi keimigrasian sebanyak enam kali di 2022. Termasuk penyampaian informasi dan publikasi melalui akun media sosial resmi Kantor Imigrasi Sibolga juga secara rutin disampaikan. 

"Sejauh ini, kami telah membangun hubungan baik dan kolaborasi yang harmonis dengan insan media. Tercatat sepanjang 2022, jumlah pemberitaan sebanyak 1.058 baik melalui media online, televisi, maupun media cetak," sebut Saroha. 

Saroha berharap, pencapaian ini dapat memberikan dampak positif bagi pemulihan ekonomi nasional. "Kami beserta seluruh jajaran akan tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dan sepenuh hati, baik kepada masyarakat maupun bangsa dan negara," pungkas Saroha. (jhonny simatupang) 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini