Awaluddin Dapat Gelar Datok Nara Karunia Diraja Dari Kejeruan Metar Bilad Deli

Sebarkan:
Tokoh Masyarakat/Pemuda Medan Utara Drs. Ok. Awaluddin Bin Ok. Achmad Ramsyah diberi gelar Datok Nara Karunia Diraja dari Kejeruan Metar Bilad Deli XI. (foto:mm/ist)
MEDAN (MM) - Tokoh Masyarakat/Pemuda Medan Utara Drs. Ok. Awaluddin Bin Ok. Achmad Ramsyah diberi gelar Datok Nara Karunia Diraja dari Kejeruan Metar Bilad Deli XI di Sky Ballroom Miyana Hotel Medan, Sabtu lalu.

Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI YTAM Tuanku Muhammad Fauzi, S.Kom, M.H Gelar Al Mulk Akbar Shah Ibni Tengku Zaini mengatakan pemberian gelar ini merupakan amanat yang harus dijaga dan dapat memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat khususnya di Wilayah Kejeruan Metar Bilad Deli Medan bagian Utara.

“Berbuatlah yang terbaik dimasyarkat dengan kelebihan ilmu dan kemampuan yang dimiliki, pemberian gelar ini bukan hanya gelar semata tapi telah menjadi keluarga dirumah kami dan kerajaan kami”. Ujarnya.

“Saya berharap para datok yang baru diberi gelar dapat memberikan sumbangsih untuk memajukan Kota Medan sebagai tanah yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya melayu” Katanya menambahkan.

Drs. Ok. Awaluddin yang akrab disapa Awel ini ketika ditanya awak media usai acara, mengatakan rasa syukur dan terimakasih atas pemberian gelar ini.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih pada Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI YTAM Tuanku Muhammad Fauzi, S.Kom. M.H atas pemberian gelar adat ini. Kami sebagai putra asli Medan Utara (Medan Deli) sangat bangga atas gelar adat yang diberikan, semoga gelar ini membawa kebaikan bagi kami dan kita semua terkhusus bagi Kejeruan Metar Bilad Deli,” ucap pria yang belum lama ini diberi mandat sebagai Panglima Tengah DPD Lembaga Laskar Melayu Bersatu Kota Medan (LLMB), sebuah wadah pergerakan perjuangan melayu yang berbasis di Riau.

Penyerahan tanda kehormatan gelar dan selempang Kejeruan Metar Bilad Deli diberikan langsung oleh Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI YTAM Tuanku Muhammad Fauzi. S.Kom, M.H Gelar Al Mulk Akbar Shah Ibni Tengku Zaini.

Selain Drs. Ok. Awaluddin, acara yang dirangkai bersamaan perayaan hari Keputraan 38 tahun Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI YTAM Tuanku Muhammad Fauzi, S.Kom, M.H ini juga memberikan Penganugerahan Gelar Adat Kepada para Cendia Akademisi, Birokrasi, Sejarawan dan Praktisi, Prof. Amrin Fauzi, Prof. Ir. Ahmad Rafiqi Tantawi MS, Prof. Dr. Azhar Maksum, M.Ec, Ak, CA, CMA, Prof. Dr. dr. Farhat, M.Ked (ORL-HNS), Sp, T.H.T.B.K.L, Sbsp.Onk(K). 

Kemudian Dr. Fadli, DR. Hasan Sajali, MA, DR. Suprayitno, DR. Drs. H.M. Ismael P. Sinaga, Msi, H.Muhammad Rahmadani Lubis,H. Irfan Hamidi, Yarham Ibni, Kasih Dwi Yanti, S.Sos, Helmi Manurung, SE, M.Si, Muhammad Alfien Habib, ST, Mohammad Nor Ashraf, Siti Alawiyah, Budi Setiawan, Asril Z Huzaifah, Soraya Putra Sembiring, Mohd. Nurulamin, Adhan Nur. 

Pada kesempatan itu Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI juga menganugerahkan Bintang Jasa Kehormatan kepada 2 tokoh yang dianggap cukup banyak dan konsisten memberikan kontribusi pemikiran dalam memajukan masyarakat melayu yakni H. Syarifuddin Siba, SH, MH dan Datok Sri H. Azizul Cholis, SE, M.Si, Mpd, Cma, CRS.

Sementara itu, tokoh melayu Melayu Sumatera Utara yang juga Sekretaris Jenderal  Masyarakat Melayu Baru Indonesia (MABIN) H. Syarifuddin Siba, SH. MH, yang hadir pada acara penganugerahan gelar adat ini, mengucapkan selamat kepada Drs. Ok. Awaluddin atas gelar yang diberikan Kerajaan Kejeruan Metar Bilad Deli, 

“Gelar ini merupakan kehormatan atas sikap dan prilaku beliau yang selama ini memiliki kepedulian lambannya pembangunan di kawasan Medan bagian Utara terkhusus pada masyarakat melayu yang semakin terpinggirkan” katanya disela acara penganugerahan.

Secara terpisah ketika dihubungi melalui seluler DR. H. Sakhyan Asmara, MSP yang masih berada di Australia bersama keluarga mengucapakan selamat atas penganugerahan gelar adat kepada Drs. Ok. Awaluddin.

“Sebagai tokoh muda sudah pantas dia mendapat gelar Nara Karunia Diraja dari Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI karena selain sebagai orang orang terpilih dan berani beliau dianggap mampu atas gelar kehormatan itu dengan konsekwensi tetap menjaga reputasi Kejeruan Metar Bilad Deli, ya kita patut bersyukurlah atas gelar tersebut” kata mantan Kesmenpora dan Pengamat Nasional Kebijakan Publik ini.

Acara yang dikemas dengan penuh khidmat dan sakral ini diakhiri dengan sesi photo bersama. (Awal yatim)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini