BPBD Madina Bentuk Tim Cari Santri Hanyut

Sebarkan:

MADINA (MM) - Santri Mustofawiyah Purba Baru yang dikabarkan hanyut di sungai Aek Singolot, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sampai saat ini belum juga ditemukan.

Korban diketahui hanyut sekitar pada Senin (24/1) pukul 19.40 WIB, karena kondisi debit Aek Singolot naik akibat hujan yang terus- terusan mengguyur wilayah Madina.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, Mukhsin Nasution menyebutkan sampai saat ini korban belum juga ditemukan. Ia juga menyebutkan dalam pencarian korban pihaknya membentuk tiga tim.

"Tadi malam kita musyawarahkan dengan Basarnas, dan pagi ini kita bentuk tiga tim, dalam pencarian korban," sebut Muksin, Selasa (24/1/2023).

Lebih lanjut disampaikan tim satu akan melakukan penyesiran mulai TKP sampai ke jembatan tabakkar, tim dua dari tabakkar ke muara aek singolot, dan tim tiga memakai perahu karet melakukan pemyisiran dari aek singolot sampai seputar bendungan.

"Dalam satu tim ada lima orang, dan kita akan lakukan pencarian pagi ini sampai sore nanti," katanya.

Mukhsin juga menghimbau kepada warga yang berada di bantaran sungai, dan juga diwilayah yang rawan longsor agar lebih waspada mengingat curah hujan yang tak menentu saat ini yang melanda wilayah Madina.

"Cuaca ekstrem saat ini tidak menentu, jadi kami menghimbau kepada warga yang bermukim diwilayah bantaran sungai, dan  juga bermukim di tempat yang berpotensi longsor agar lebih waspada dan berhati hati," ujarnya. (Fadli)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini