Prajurit TNI AU Lanud HAD Pukul Mundur Pendemo di Pos Meteor 2

Sebarkan:
Personel TNI AU Lanud HAD Bengkayang, Kalbar, pukul mundur pendemo dalam kegiatan simulasi kemarin. (foto:mm/ist)
BENGKAYANG (MM) -  Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Harry Hadisoemantri (HAD( Mayor Lek Darmawan memimpin simulasi Penanggulangan Huru Hara (PHH) Prajurit TNI AU.

Dalam simulasi tergambarkan para pendemo memasuki Pos Meteor 2 Lanud Harry Hadisoemantri (HAD) di Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (20/1/2023).

Di depan Pos Meteor 2, para pendemo menyampaikan aspirasi ketidak puasan terkait sengketa lahan tanah garapan. Situasi semakin tak kondusif, massa berangsur-angsur semakin banyak menerobos pintu masuk Lanud HAD.

Untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan, Dalanud HAD memerintahkan pasukan PHH melakukan penghadangan terhadap pendemo yang membakar ban dan menerobos pintu pos penjagaan.

Pasukan PHH bertindak cepat memadamkan api yang membakar ban sekaligus memukul mundur pendemo. Untuk meredam aksi, petugas mengamankan seorang warga yang diduga sebagai provokator.

Simulasi penanggulangan PHH berjalan lancar dan kondusif. Kadisops Mayor Lek Darmawan menyampaikan, latihan simulasi PHH dilakukan sesuai intruksi pimpinan untuk membantu Polri dan instansi lainnya menjelang masuknya tahun politik.

Dijelaskannya, simulasi yang dilakukan merupakan kolaborasi TNI AU dan Polres Bengkayang dilakukan selama dua hari. Materi yang dilakukan, mulai dari pengenalan peralatan PHH hingga penanganan di lapangan.

Mayor Lek Darmawan berharap, para personel yang mengikuti latihan simulasi dalam mengimplementasikannya jika kelak diturunkan dalam menanggulangi aksi-aksi di lapangan. (subari)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini