Kepala penanggung jawab pengamanan (Ka.Satpam) Pelindo, Syafrizal (kemeja putih). (foto:mm/awal yatim) |
Launching PBN digelar di lapangan parkir PT Pelabuhan Indonesia Graha Pelindo, Jalan Lingkar Pelabuhan Belawan.
Tindakan Ka.Satpam Syafrizal Pelindo membuat kader dan Ketua Karang Taruna Belawan, Abdul Rahman (Atan) tersinggung. Bahkan, Mafrizal mengusir para kader Karang Taruna Kecamatan Medan Belawan dan pengurus Kota Medan. Adu mulut-pun terjadi.
Informasi diperoleh, pelarangan ini dikarenakan kehadiran Karang Taruna menggunakan pakaian seragam (atribut). "Satpam bodoh, tidak bisa membedakan mana yang atribut partai dan tidak," kata Awal, selaku Wakil Ketua Karang Taruna Belawan.
Ka.Satpam Pelindo, Syafrizal yang dikonfirmasi medanmerdeka.com mengatakan, tindakan tegas yang dilakukannya atas perintah pimpinan yang melarang masyarakat mengenakan atribut untuk masuk.
"Mereka bisa masuk, asalkan melepaskan atributnya, kalau tak terima beritakan aja. Saya yang punya Pelindo ini," pungkas Syafrizal, dengan nada tinggi.
Sikap arogansi Syafrizal tak diterima Ketua Karang Taruna Belawan, Abdul Rahman. "Kita sebagai kader Karang Taruna merasa kecewa dan tidak terima atas sikap arogansi Ka Satpam Pelindo ini,” tegas Abdul Rahman didampingi Sekretaris Hamdani, ST.
Keributan yang terjadi sebelum kedatangan Menhan dan Walikota Medan Bobby Nasution itu akhirnya bisa dilerai setelah Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap diberi penjelasan. (awal yatim)