Seminar Bedah Buku di USU, Mitos Vs Fakta : Industri Minyak Sawit Indonesia dalam Isu Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Global

Sebarkan:
Bdah Buku Mitos Vs Fakta : Industri Minyak Sawit Indonesia dalam Isu Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Global. (foto/ist)
MEDAN (MM) – Beberapa tahun terakhir kita sering mendengar, membaca dan menyaksikan berita-berita yang menyudutkan minyak sawit yang merupakan hasil bumi terbesar Indonesia.

Minyak sawit disebutkan mengandung kolesterol atau perkebunan sawit menyebabkan deforestasi dan biodiversity loss hingga menjadi penyebab global warming.

Namun di sisi lain, pemerintah Indonesia menyebutkan bahwa industri sawit merupakan salah satu industri startegis. Berbagai data dan studi empiris juga mengungkapkan berbagai kontribusi industri sawit.

Misalnya pada aspek ekonomi, industri sawit menjadi sumber devisa. Dalam aspek sosial, industri sawit mampu menyerap tenaga kerja dan menurunkan kemiskinan, khususnya di kawasan pedesaan. Bahakan, industri sawit berkontribusi pada lingkungan melalui fungsi dan jasa ekologinya seperti “paru-paru” ekosistem.

Untuk merespon pro-kontra tersebut, diperlukan sebuah literasi yang menyuguhkan informasi berimbang dengan berbasiskan data dan fakta seputar industri sawit. 

Harapan tersebut terjawab dengan penyusunan dan penerbitan Buku “Mitos Vs Fakta : Industri Minyak Sawit Indonesia dalam Isu Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Global” oleh Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI).

Sebagai think-tank industri sawit, PASPI terus mengupdate buku mitos fakta tersebut. Dan atas dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), PASPI telah menyusun edisi keempat dari Buku “Mitos Vs Fakta : Industri Minyak Sawit Indonesia dalam Isu Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Global. Buku ini memuat isu-isu sawit mutakhir yang berkembang dengan fakta, data, maupun kajian empiris yang juga terupdate.

Tidak hanya mempublikasikan buku mitos fakta edisi keempat, PASPI dan BPDPKS juga melakukan sosialisasi buku ke 10 universitas di Indonesia.

Universitas Sumatera Utara menjadi universitas kedua diselenggarakannya kegiatan sosialisasi Buku “Mitos Vs Fakta: Industri Minyak Sawit Indonesia dalam Isu Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Global Edisi ke-4.

1. Diseminasi Buku melalui Lomba Konten Kreatif Sawit, yang telah diadakan sejak awal bulan September 2023. Ke 2, Seminar Bedah Buku

Hal ini sangat penting dilakukan, industri adanya buku mitos dan fakta hal yang bagus untuk berbanding bagi orang orang yang memiliki miss persepsi terhadap kelapa sawit, dengan hal ini dapat membangun industri tidak hanya satu orang tapi dari kita semua. 

“Mahasiswa pertanian harus mampu mempromosikan sawit di dunia . Dan tetap menjaga sustainability kelapa sawit serta memahami industri pertanian seperti apa, karena menjadi hal ini menjadi estafet bagi pertanian di indonesia” ungkap Dr. Rulianda Purnomo Wibowo S.P., M.Ec selaku Ketua Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian USU.

"Kita tau sawit masih tetap andalan ekspor indonesia selama dekade terakhir. Kegiatan bedah dan seminasi buku sangat berguna maka semua kalangan harus membaca buku ini. Sangat diharapkan kolaborasi ke depannya semakin baik dan edisi terbarunya agar di perbarui agar industri sawit kita maju terus karena kita tidak mau lingkungan kita rusak maka dari itu research atau penelitian harus tetap di jaga,” ungkap Dr. Ir. Tavi Supriana, M.S selaku Dekan Fakultas Pertanian USU.

"Melalui acara ini membuat mahasiswa semakin menyadari pentingnya sawit dikehidupan kita karena sawit selalu berkontribusi pada setiap kegiatan yang kita jalani. Kelapa sawit adalah anugrah yang diberikan Tuhan untuk seluruh masyarakat dunia melalui indonesia,”  pungkas Prof Dr. Ir Bungaran Saragih M. Ec selaku menteri pertanian RI Periode 2000-2004 dan Dewan Pembina PASPI.

Seminar Bedah dan Diseminasi Buku dihadiri Dr. Ir. Tavi Supriana, M.S selaku Dekan Fakultas Pertanian USU, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo S.P., M.Ec selaku Ketua Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian USU, Prof Dr. Ir Bungaran Saragih M. Ec selaku menteri pertanian RI Periode 2000-2004 dan Dewan Pembina Paspi.

Kemudian, Eddy Abdurachman (Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) yang diwakili oleh, Zaid Burhan Ibrahim (Direktur keuangan, umum, kepatuhan, dan manajemen risiko BPDPKS).

Lalu, Ibu Aida Fitria (Kepala Divisi Lembaga Kemasyarakatan dan Civil Society BPDPKS) Dr. Tungkot Sipayung selaku Direktur Eksekutif PASPI dan Ketua Tim Penyusun Buku Mitos Vs Fakta : Industri Minyak Sawit Indonesia dalam Isu Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Global Edisi Ke-4.

Selain itu juga hadir, Timbas Prasad Ginting (Ketua GAPKI Cabang Sumatera Utara, Muhammad Ferian (Sekretaris Umum Rumah Sawit Indonesia), Aries Sukariawan, S.P., M.P (Rektor Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI)), Dr. Ir. Hasril Hasan Siregar, M.Si (Peneliti Pusat Penelitian Kelapa Sawit(PPKS).

Kemudian  Ir. Diana Chalil M.Si., Ph.D (Ketua Program Studi Magister Agribisnis Fakultas Pertanian USU), Prof. Dr. Ir. Abdul Rauf, M.P (Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian USU), Dr. Iman Arman, S.P., M.M (Ketua Jurusan Perkebunan di POLBANGTAN Medan) dab Riantri Barus S.P, M.Si, M.P (Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian USU).(mm/rel)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini