UMKM Gunakan Layanan Qris di Event Aquabike Grand Final Balige

Sebarkan:
Transaksi keuangan menggunakan layanan Qris kian berkembang pesat di Sumut. (foto:mm/nimrot)
BALIGE (MM) - Perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) di wilayah Sumatra Utara (Sumut) kian berkembang seiring dengan diselenggarakannya Aquabike Jestski World Championship 2023 di Danau Toba. 

Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang hadir di event tersebut, hampir semuanya menyediakan layanan QRIS untuk sistem pembayaran.

Penggunaan QRIS sejalan dengan program digitalisasi UMKM sebagai bagian dari pilar strategi pengembangan UMKM nasional. Adanya QRIS memudahkan pelaku UMKM bertransaksi secara luas.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Toba, Sumut, Salomo Herbert Kasrianto Simanjuntak, mengatakan sebanyak 80 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Toba meramaikan gelaran Aquabike Jetski World Championship pada 22-26 November 2023 di kawasan Pelabuhan Balige, Danau Toba.

"Kami sudah menghadirkan UMKM, kita mengutamakan UMKM yang berada di masyarakat sekitar venue dan itu yang sudah dipersiapkan semua sekitar 70 UMKM. Tetapi ada juga masyarakat di luar kawasan venue yang mendirikan booth sendiri untuk ikut berpartisipasi di pelaksanaan Aquabike Jestski World Championship 2023 ini, jadi secara keseluruhan ada 80 UMKM," kata Salomo di Balige, Kabupaten Toba, Minggu (26/11/2023).

Salomo menuturkan, sebelum UMKM itu dihadirkan, pihaknya telah melakukan pembinaan. Salah satu yang dilakukan adalah penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran di ajang internasional tersebut.

Penggunaan QRIS bagi UMKM memberikan efisiensi dan keamanan dalam bertransaksi, karena tidak perlu menyediakan uang tunai serta akan terhindar dari kemungkinan menerima uang palsu yang sangat merugikan.

"Kita sudah membina mereka, para UMKM kita sosialisasikan agar menggunakan QRIS. Karena kita sudah menyatakan di keramaian-keramaian seperti ini tentu ada risiko-risiko kehilangan dan mungkin saja ada pengunjung yang punya niat "lain" datang ke sini, walaupun kami tidak berharap seperti itu," ujar Salomo.

Salomo mengakui, pihaknya bersama bank BUMN turun ke lapangan agar para UMKM bisa memiliki QRIS sendiri untuk usahanya. "Tentu kita difasilitasi perbankan, kita di bantu BRI agar para UMKM ini punya QRIS sendiri sehingga memudahkan mereka juga," ujar Salomo.

Salomo menegaskan, QRIS sangat penting bagi pengembangan digitalisasi UMKM. Dengan adanya digitalisasi seperti ini menjadi salah satu cara bagi pelaku UMKM untuk naik kelas.

Bank Indonesia (BI) Sumatra Utara dalam Laporan Perekonomian Provinsi Triwulan II-2023 menyebutkan bahwa perkembangan transaksi QRIS terus terakselerasi. Peningkatan penggunaan uang elektronik ini juga sejalan dengan kenaikan jumlah merchant QRIS di Sumatra Utara.

QRIS merupakan standardisasi pembayaran melalui metode QR Code atau kode baca cepat dari Bank Indonesia sehingga transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan aman. (Nimrot)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com