![]() |
Bocah 4 Tahun Tewas Tenggelam di Rawa Rusunawa Medan Labuhan. (foto/ist) |
Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah diduga hanyut saat bermain sendirian di pinggir rawa (palo) yang berada di sekitar kawasan rusun. Jasad korban ditemukan oleh seorang warga yang tengah mencari kepiting, lalu dilaporkan kepada Kepala Lingkungan I dan diteruskan ke Polsek Medan Labuhan.
Panit Luar Reskrim Polsek Medan Labuhan, Sirait, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa korban tenggelam karena tidak bisa berenang dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun unsur pidana. “Korban dipastikan meninggal karena tenggelam. Tidak ada indikasi kekerasan. Murni kecelakaan,” ujarnya.
Kepala Lingkungan 14 Pekan Labuhan, Iqbal, menjelaskan bahwa kedua orang tua korban merupakan warga Lingkungan 14, namun sudah berpisah. Saat ini, ibu korban bersama anaknya tinggal di Komplek Rusunawa Labuhan.
Kepala Lingkungan I Rusunawa, Said, menyampaikan imbauan kepada seluruh orang tua di kawasan tersebut agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di area terbuka sekitar rusun.
“Komplek ini luas dan tidak semua area aman untuk anak-anak. Kami juga sudah meminta pihak keamanan untuk memperhatikan batas-batas rawan di sekitar tempat bermain anak,” katanya.
Ia juga menyesalkan kelalaian orang tua sebagai penyebab utama musibah ini. “Kami harap kejadian ini menjadi pelajaran bersama agar tidak terulang kembali.”
Jenazah Hafis Darmawan telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan secara Islam. Keluarga korban mengaku ikhlas atas musibah ini, serta mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, kepala lingkungan, dan warga yang membantu proses evakuasi. “Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mengevakuasi anak saya,” ujar orang tua korban dengan penuh haru.((awal yatim)