![]() |
| Stand UMKM Toba di area venue F1H2O Balige, (foto:mm/Paber Simanjuntak) |
Sejumlah pelaku UMKM Toba turut ambil bagian dalam meramaikan gelaran ini melalui pameran produk-produk lokal yang digelar di sekitar area acara, dan di sepanjang jalan menuju venue. Produk-produk yang ditampilkan antara lain kain ulos khas Batak, makanan tradisional, kopi lokal, hingga kerajinan tangan berbahan dasar alam Toba, dan juga berbagi macam makanan ringan jenis kue dan roti.
“Kami sangat senang bisa terlibat dalam event internasional ini. Selain meningkatkan pendapatan, ini juga jadi kesempatan untuk memperkenalkan budaya dan produk lokal ke wisatawan mancanegara,” ujar Maria Simanjuntak, pelaku UMKM yang menjual kerajinan ulos dan sandang.
Kehadiran UMKM lokal dalam ajang bertaraf internasional ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dan Kementerian Pariwisata untuk mengangkat potensi ekonomi kreatif masyarakat setempat. Selain memberikan ruang promosi, pihak penyelenggara juga menyiapkan area khusus yang strategis bagi pelaku UMKM agar dapat menjangkau lebih banyak pengunjung.
“Event seperti ini tidak hanya mengangkat sektor pariwisata, tapi juga menggeliatkan ekonomi lokal. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan lebih banyak UMKM bisa ikut terlibat ke depannya,” tambah Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Toba Salomo Simanjuntak.
Dengan semangat kolaborasi antara olahraga, budaya, dan ekonomi kreatif, event ini menjadi contoh nyata bagaimana potensi lokal bisa bersinar di panggung dunia. (Paber Simanjuntak)


