![]() |
| Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin memimpin Rakorpem. (foto/ist) |
Hal itu disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) di Aula Melati, Selasa (16/9/2025). Ia menekankan bahwa pembangunan harus terarah sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang baru disusun.
“Masyarakat menunggu hasil kerja kita. Infrastruktur jalan menjadi prioritas penting, tetapi kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik tetap kita perhatikan. Semua dilaksanakan bertahap sesuai skala prioritas, namun komitmen kita jelas: hasil pembangunan harus dirasakan rakyat,” tegas Taufik.
Bupati juga meminta percepatan birokrasi agar program pembangunan tidak berhenti di rapat semata. Ia menekankan agar Satuan Tugas (Satgas) percepatan pembangunan yang dibentuk dapat bekerja nyata di lapangan.
“Program tidak boleh berjalan lambat. Aktualisasi birokrasi bersama Satgas harus menjadi mesin percepatan perubahan. Jangan berhenti di meja rapat, semuanya harus direalisasikan menjadi kerja nyata,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto, menekankan agar organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat lebih responsif terhadap program nasional maupun tantangan di lapangan. Ia juga mendorong penggalian potensi pendapatan asli daerah (PAD) untuk memperkuat ekonomi daerah.
“Kita bukan antikritik. Kritik adalah vitamin yang harus dijawab dengan kerja nyata. Selain itu, buka akses informasi seluas-luasnya agar masyarakat mengetahui apa yang dikerjakan pemerintah,” kata Rianto.
Dengan strategi percepatan ini, Pemkab Asahan menegaskan visi Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan bukan sekadar slogan. Setiap program akan dievaluasi, hasil dipantau, dan ukuran keberhasilan ditentukan dari kepuasan masyarakat.(rahmadhika)


