![]() |
| Bupati Asahan Taufik Zainal dan forkopimda berdialog bersama mahasiswa. (foto/ist) |
Pada kesempatan tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar didampingi Wakil Bupati Asahan Rianto dan jajaran Forkopimda—antara lain Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan—serta pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Asahan menerima aspirasi mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus pada aksi damai di Gedung DPRD Asahan.
Aksi berjalan tertib dengan orasi bergantian, kemudian dilanjutkan dengan dialog terbuka. Sebagai simbol kesetaraan, Forkopimda duduk bersama mahasiswa untuk mendengarkan langsung pandangan dan tuntutan yang disampaikan.
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menegaskan bahwa penyampaian pendapat adalah bagian dari demokrasi yang sehat. “Mahasiswa dan masyarakat berhak memberikan kritik dan masukan kepada pemerintah maupun DPRD. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi dasar evaluasi dan penyempurnaan kebijakan agar sesuai dengan kebutuhan rakyat,” ujarnya.
Ketua DPRD Asahan, Efi Irwansyah Pane, MKM, menambahkan bahwa DPRD siap menerima kritik sebagai wujud akuntabilitas. Sementara itu, Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, menyampaikan apresiasi atas tertibnya aksi mahasiswa serta menekankan pentingnya menjaga stabilitas kamtibmas agar penyampaian pendapat tetap berjalan kondusif dan memberikan manfaat bagi semua pihak.
Forkopimda Kabupaten Asahan mengapresiasi kedewasaan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Ke depan, Forkopimda berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya Kabupaten Asahan yang Maju, Religius, Sejahtera, dan Berkelanjutan.
Sebagai penutup, Forkopimda mengajak seluruh masyarakat Asahan untuk terus menjaga persatuan dan kondusivitas daerah. Dengan semangat kebersamaan dan keterbukaan, setiap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi energi positif dalam memperkuat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(rahmadhika)


