![]() |
Ketua TP PKK Simalungun Darmawati Anton Achmad Saragih memimpin Rakor Dukung World Clean Up Day 2025. (foto/ist) |
Rakor ini digelar sebagai bentuk komitmen Kabupaten Simalungun dalam mendukung gerakan global menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan diikuti jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) serta perwakilan TP PKK.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Simalungun, Agustinus Saragih, menyampaikan WCD akan berlangsung mulai 15 September hingga 15 Oktober 2025, dengan puncak gotong royong kebersihan di Nagori Girsang Sipangan Bolon pada 19 September 2025. Seluruh OPD diwajibkan ikut serta, sementara kecamatan juga diminta menggelar aksi serupa di wilayah masing-masing.
“Setiap kecamatan wajib melaporkan hasil kegiatan ke Bupati melalui DLH, untuk diteruskan ke kementerian terkait,” ujar Agustinus.
Kabid Persampahan DLH, Monardo Sihombing, menambahkan, pihaknya terus mendorong gerakan bank sampah di nagori. Saat ini terdapat empat bank sampah ber-SK resmi, yakni Bank Sampah Sait Buntu (penerima penghargaan), Bank Sampah Bungaran Bosar Maligas, Bank Sampah Korem, dan Bank Sampah Yonif 122. DLH juga menyiapkan program pendampingan untuk meningkatkan kapasitas SDM di bidang lingkungan.
Ketua TP PKK Simalungun, Darmawati Anton Achmad Saragih, mengapresiasi partisipasi seluruh pihak. Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata menjaga kebersihan dan sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Kegiatan gotong royong ini kita lakukan bersama, hasilnya juga untuk kita semua. Bank sampah bisa menjadi sumber pendapatan tambahan, misalnya melalui pupuk organik,” ujar Darmawati.
Ia juga menegaskan akan terus memantau kondisi kebersihan di setiap kecamatan, sekaligus mendorong pembentukan bank sampah di seluruh wilayah Simalungun.
Rakor tersebut dihadiri sejumlah kepala dinas terkait, menandakan dukungan penuh Pemkab Simalungun terhadap gerakan kebersihan dan kelestarian lingkungan.(tan)


