![]() |
| Wali Kota Medan Rico Waas melakukan pemotongan kabel secara simbolis di Jalan Dr. Mansyur, Medan, Rabu (10/9/2025). (foto/ist) |
Hal itu disampaikan Rico saat melakukan pemotongan kabel secara simbolis di Jalan Dr. Mansyur, Medan, Rabu (10/9/2025).
“Pemotongan kabel ini tampak sederhana, tapi implikasinya besar. Penanaman kabel bawah tanah menjadi bukti nyata perubahan yang berkesinambungan untuk menjadikan Medan lebih rapi, tertata, dan nyaman,” ujar Rico.
Menurutnya, setiap kabel yang dipindahkan ke bawah tanah merupakan simbol transformasi kota menuju peradaban yang lebih baik, sejalan dengan visi Medan Bertuah yang inklusif, maju, dan berkelanjutan.
Rico berharap kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Medan yang modern, indah, dan membanggakan.
Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Gibson Panjaitan, menambahkan pihaknya bertekad terus menata kabel utilitas di berbagai ruas jalan. Ia juga mendorong penyedia utilitas untuk segera bermigrasi dari kabel udara menjadi kabel tanam. “Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab Pemko Medan dalam menata infrastruktur kota,” kata Gibson.
Menurutnya, hingga akhir 2025, terdapat 12 titik lokasi yang menjadi target penanaman kabel bawah tanah. Antara lain di Jalan Dr. Mansyur (1.000 meter), Jalan Ir. Juanda (1.200 meter), Jalan K.H. Zainul Arifin (1.300 meter), Jalan Kapten Muslim (1.600 meter), Jalan Gaperta (900 meter), Jalan Bhayangkara (1.800 meter), serta beberapa ruas lain termasuk Jalan Meteorologi, GM Panggabean, Teladan, Karya Wisata, Kejaksaan, Candi Mendut, dan Candi Borobudur.(tan)


