![]() |
| Proyek galian pipa air bersih yang dikerjakan di lokasi proyek drainase Jalan Cipto Pematangsiantar meresahkan pelaku usaha di kawasan itu. (foto/Ist) |
Pasalnya menurut politisi yang dikenal vokal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat itu, proyek drainase dan pemasangan pipa saluran air bersih di kawasan pusat kuliner itu, terkesan mengganggu aktivitas usaha warga sekitar yang berjualan kuliner dan berbagai jenis usaha lainnya.
Dari pengamatannya di lokasi rehabilitasi parit dan pemasangan pipa saluran air bersih tidak ada korinasi antara dinas terkait di Pemko Pematangsiantar, sehingga baru saja jalan masuk ke tempat usaha warga dibongkar karena proyek rehabilitasi parit belum sepekan sudah ada lagi proyek galian pemasangan pipa air bersih di lokasi yang sama.
"Warga terutama pelaku usaha di Jalan Cipto,mengaku resah dan omzet penjualan turun drastis karena baru saja proyek drainase selesai sudah digali kembali untuk proyek pemasangan pipa saluran air bersih," ujar Alex.
Seharusnya jika memang akan ada lagi kegiatan pemasangan pipa air bersih penutup parit atau saluran drainase tidak usaha dipasang dulu.
"Ini selain pemborosan anggaran juga merugikan masyarakat yang sudah memperbaiki jalan masuk ke tempat usahanya setelah dibongkar saat proyek drainase dikerjakan, namun belum ada sebulan sudah harus dibongkar lagi untuk pemasangan pipa air bersih, kasihan para pelaku usaha itu," sebut Alex geram.
Politisi Perindo itu berharap Pemko Pematangsiantar untuk berkordinasi yang baik dalam melaksanakan proyek infrastruktur atau fasilitas umum sehingga tidak menimbulkan kerugian dan meresahkan masyarakat. (davis)


