![]() |
| Ambal Turki Senilai Rp3,4 Miliar dipasang di Masjid Agung Sumut. (foto/ist) |
Ketua Umum Panitia Pembangunan Perluasan Masjid Agung, H. Edy Rahmayadi didampingi pengurus BKM, secara simbolis membentangkan gulungan pertama ambal,diiringi gema takbir para jamaah.
Ambal yang dipasang bernilai sekitar Rp3,4 miliar. Ambal didatangkan langsung dari Turki dengan ketebalan 23 milimeter, dipasang di atas busa setebal 6 milimeter, sehingga total ketebalan mencapai 29 milimeter. Bobot keseluruhan ambal hampir 20 ton dan diproduksi khusus menyesuaikan desain interior Masjid Agung Sumut
Dana pengadaan berasal dari sumbangan pribadi dan infak umat yang dihimpun oleh Relawan Perempuan Pembangunan Masjid Agung Sumatera Utara (RPPMAS) di bawah kepemimpinan Sonda Sari Batubara.
Karpet tersebut akan menutupi area seluas kurang lebih 3.300 meter persegi di ruang utama ibadah lantai 1, 2, dan 3. Pemasangan ambal dilakukan oleh tenaga profesional dan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar dua pekan.
Edy Rahmayadi mengatakan, pemasangan ambal tidak hanya meningkatkan kenyamanan jamaah, tetapi juga berfungsi sebagai peredam akustik ruang ibadah.
“Dengan kualitas dan ketebalannya, suara imam dan khatib akan terdengar lebih jernih, tidak mendengung, sehingga jamaah bisa lebih khusyuk,” ujarnya.
Ia menegaskan keberhasilan pengadaan ambal ini merupakan hasil kolaborasi pengurus masjid, panitia pembangunan, relawan, dan masyarakat. “Masjid ini milik umat. Apa yang dilakukan hari ini adalah wujud kebersamaan dalam memuliakan rumah Allah,” katanya.
Sementara itu, Ketua RPPMAS Sonda Sari Batubara, didampingi Nawal Lubis Edy Rahmayadi, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pemasangan ambal Turki tersebut. Ia berharap ambal ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi jamaah dan masyarakat luas.
Pemasangan ambal Turki ini menjadi salah satu penanda penting kemajuan pembangunan Masjid Agung Sumatera Utara sebagai pusat ibadah dan syiar Islam di provinsi ini.(tan)


