![]() |
| Tumpukan gelondongan kayu memenhui aliran sungai dan pemukiman penduduk pasca baniir bandang sejumlah wilayah di Sumut. (foto/ist) |
Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, mengatakan proses evakuasi masih terus dilakukan meskipun terkendala cuaca ekstrem dan kondisi medan yang sangat berat. Banyak titik longsor belum bisa dievakuasi karena material menimbun dan akses tertutup. "Saat ini, sekitar 80 personel dari Basarnas, TNI, Polri, BNPB, dan unsur terkait telah dikerahkan,” ujar Masinton.
Dia juga mengungkapkan, sejumlah akses utama ke Tapteng terputus total akibat jembatan roboh dan badan jalan amblas. Baik akses dari Tapanuli Selatan (Tapsel), Tapanuli Utara (Taput), dan Pakpak Bharat. "Jalur yang masih dapat ditembus hanya rute Subulussalam Aceh Singkil,” jelas Masinton.
Sampai saat ini juga, sambung Masinton, wilayah Tapteng masih gelap dan aktivitas terbatas karena listrik belum pulih. Akses internet dan komunikasi terganggu parah.
![]() |
| Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu. (foto:mm/jhonny simatupang) |
“Air bersih sangat kritis karena sumber air tertimbun longsor. Kami sangat membutuhkan alat penyaring air,” tegasnya.
Sementara itu, selain di Gedung Serbaguna Pandan, pengungsi pasca bencana yang terdampak juga tersebar di setiap rumah keluarga, sekolah, rumah ibadah, fasilitas umum, dan pos penampungan. Pemerintah memperkirakan jumlah pengungsi mencapai ratusan ribu jiwa dari wilayah padat penduduk seperti Pandan, Sarudik, Sorkam, dan Tukka.
"Bapak Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Tapteng dan sudah meninjau posko pengungsian di GOR Pandan pada Senin (1/12), dan memastikan dukungan penuh pemerintah pusat. Bapak Pesiden memerintahkan prioritas utama adalah keselamatan jiwa. Bantuan dan logistik akan dipercepat,” tukas Masinton.
Berikut Data per Kecamatan :
- Kecamatan Tukka : 27 meninggal, 505 luka-luka, 43 hilang, 788 mengungsi.
- Kecamatan Pandan : 21 meninggal, 2 luka-luka, 30 hilang, 1.323 mengungsi.
- Kecamatan Sitahuis : 18 meninggal, 19 hilang.
- Kecamatan Badiri 7 meninggal, 12 hilang, Kecamatan Sarudik 4 meninggal.
- Kecamatan Tapian Nauli : 1 meninggal
- Kecamatan Pinangsori : 2 meninggal
- Kecamatan Sibabangun : 2 meninggal
- Kecamatan Sorkam : 2 meninggal
- Kecamatan Barus Utara : 2 meninggal
- Kecamatan Sorkam Barat : 1 luka-luka (jhonny simatupang)



