![]() |
| Bupati Simalungun, H. Anton Achmad Saragih. (foto/ist) |
Acara ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dan organisasi Al Washliyah untuk menyampaikan pesan moral serta penguatan peran umat di tengah masyarakat.
Bupati Simalungun, H. Anton Achmad Saragih, menyampaikan ucapan selamat kepada Al Washliyah atas perjalanan panjang organisasi yang lahir di Medan pada 1930.
Ia mengingatkan bahwa Al Washliyah didirikan oleh sejumlah tokoh pelajar seperti Allahu Yarham Haji Abdurrahman Shihab, Haji Ismail Bandar, dan Haji Muhammad Arsyad Tholib Lubis, dengan fokus pada pendidikan, sosial, dakwah, dan ekonomi.
Bupati mengajak para kader dan washliyin untuk terus maju serta mengambil peran aktif dalam menjaga umat. Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mencegah kerusakan moral generasi muda, termasuk memberantas judi online (judol) dan memerangi peredaran narkoba hingga ke tingkat desa.
Menuju satu abad Al Washliyah, Bupati juga mendorong penguatan ketahanan ekonomi keluarga melalui gerakan menabung di BPRS Al Washliyah, zakat, infak, sedekah, serta penguatan koperasi.
Ia menegaskan bahwa generasi muda harus mendapat perhatian serius agar mampu melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi dan bangsa.
Sementara itu, Ketua Panitia Syafrudin Purba menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah. Ia melaporkan bahwa rangkaian milad telah dimulai sejak 27 November 2025, diawali peletakan batu pertama pembangunan Islamic Center Al Washliyah Diraya Kahyan, dilanjutkan doa bersama pada 29 November, dan puncak peringatan yang berlangsung di Islamic Centre Perdagangan pada Senin pagi, dengan Bupati Simalungun bertindak sebagai pembina upacara.
Acara turut dihadiri sejumlah tokoh, antara lain anggota DPRD Sumatera Utara Gusniadi, anggota DPRD Simalungun Maryono, Direktur PTC Monkey Nusantara III David Lumbantobing, Ketua PD Al Washliyah Kota Tebing Tinggi sekaligus penceramah Ustaz Drs. H. Gozali Saragi, Ketua MUI Simalungun Ki Drdjat Purba, Ketua FKUB Simalungun Nurdin Panjaitan, Camat Bandar, serta perwakilan ormas Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.(tan)


