![]() |
| Banjir bandang dan tanah longsor menerjang permukiman penduduk di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pascahujan deras, Sabtu (24/1/2026) dini hari. (Foto: Antara) |
“Dari 113 warga yang tertimpa longsor, 23 selamat dan sudah kita amankan. Kemudian ada delapan orang ditemukan meninggal dunia dan 82 lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman di lokasi kejadian, dikutip dari Antara.
Herman menyebutkan, proses pencarian dan evakuasi korban dikoordinasikan langsung oleh Bupati Bandung Barat dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Basarnas.
Sementara itu, Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail menyebutkan 23 warga selamat telah direlokasi sementara ke kantor desa, guna mengantisipasi potensi longsor susulan akibat cuaca ekstrem.
Asep menyebut longsor tersebut menimbun hampir seluruh rumah warga di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda, RT 05/RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. “Iya, hampir semuanya tertimbun. Mudah-mudahan longsoran tidak terus berlanjut,” tandasnya.
Kapolsek Cisarua A Y Yogaswara menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, yang diawali suara gemuruh keras. Material tanah dan lumpur dengan cepat meluncur dari Kampung Pasirkuning hingga Kampung Pasir Kuda.
“Saat kejadian warga mendengar suara gemuruh cukup kuat. Kemudian material longsor bergerak dari arah Kampung Pasirkuning menuju Kampung Pasir Kuda dan disertai banjir bandang,” katanya.
Tim gabungan hingga kini masih terus melakukan pencarian terhadap korban. Pencarian korban melibatkan personel kepolisian, TNI, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat, yang bergotong royong membantu penanganan darurat.
Namun, upaya pencarian sempat terkendala oleh kondisi medan yang berat, material longsor yang tebal, serta cuaca yang masih berpotensi hujan.
“Kami tetap berupaya maksimal melakukan pencarian korban dengan mengutamakan keselamatan petugas di lapangan,” ucapnya.. (mm/ant)


