![]() |
| Bupati Asahan Taufik ZA mengjadiri pengukuhan DPD dan DPC Abpednas Sumut. (foto/ist) |
Dukungan tersebut disampaikan saat menghadiri pengukuhan pengurus DPD dan DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Sumut serta kegiatan Optimalisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Sabtu (14/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Bobby Nasution menegaskan Pemprov Sumut akan mengintervensi pembangunan desa mulai 2027 melalui skema kompetisi. Desa-desa didorong menyusun konsep pembangunan kreatif yang berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Ia juga mengajak kepala desa memanfaatkan media sosial sebagai sumber inspirasi inovasi, serta mendorong bupati dan wali kota menerbitkan regulasi penataan lingkungan agar desa lebih tertib dan estetis.
Taufik menyambut positif gagasan tersebut. Menurutnya, program kompetisi desa menjadi motivasi bagi pemerintah desa di Asahan untuk menggali potensi lokal dan memperkuat perencanaan pembangunan.
“Kami akan memperkuat pembinaan dan pendampingan kepada pemerintah desa, mulai dari perencanaan program, pengelolaan keuangan hingga peningkatan kapasitas aparatur desa dan BPD. Desa harus inovatif, transparan, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Pada acara tersebut turut dikukuhkan pengurus DPD Abpednas Sumut, dengan Abdul Khair sebagai ketua, Ahmad Wahyudi sekretaris, dan Agus Salim bendahara. Kegiatan juga dihadiri unsur kejaksaan, pemerintah provinsi, serta para kepala daerah se-Sumatera Utara.(rahmadhika)


