![]() |
| Waketum Partai Golkar, TB. Ace Hasan Syadzily memberikan kata sambutan di Musda XI Partai Golkar Sumut di Hotel JW Marriot, Medan, Minggu (1/2/2026). (Foto :SRM/dicky) |
Musda yang berlangsung selama tiga hari ini dipimpin Ahmad Doli Kurnia Tanjung dan diikuti para pemilik suara, pengurus, serta kader Golkar dari kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Dua kandidat resmi maju dalam kontestasi, yakni Andar Amin Harahap dan Hendriyanto Sitorus. Keduanya bersaing memperebutkan kursi Ketua DPD Golkar Sumut melalui mekanisme musyawarah sesuai tata tertib organisasi.
Ketua MKGR Sumut, Darma Putra Rangkuti, menegaskan dukungan organisasinya kepada Andar.
“MKGR pada Musda kali ini jelas mendukung Andar Amin Harahap. Kami berharap Musda berjalan lancar meski ada dinamika,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).
Ia menyebutkan, sebagai salah satu organisasi pendiri Golkar, sikap MKGR merupakan bagian dari komitmen menjaga soliditas dan arah kepemimpinan partai di Sumatera Utara.
Sementara itu, satu nama lain yang sebelumnya disebut akan maju, Abdul Rahman alias Dedek Ray, tidak melanjutkan pencalonan karena tidak menyerahkan formulir pendaftaran kepada panitia. Dengan demikian, persaingan resmi hanya diikuti dua kandidat.
Di luar agenda persidangan, Musda sempat diwarnai insiden. Sejumlah massa yang mengenakan atribut Golkar dilaporkan melakukan pelemparan batu dan petasan ke arah area hotel. Peristiwa tersebut terjadi setelah sidang membahas tata tertib Musda dan sebagian undangan diminta keluar dari ruang rapat.
Aparat kepolisian yang melakukan pengamanan langsung mengendalikan situasi. Kegiatan persidangan tetap dilanjutkan dengan pengawalan ketat.
Musda XI Golkar Sumut dijadwalkan menetapkan ketua terpilih yang akan memimpin partai berlambang pohon beringin itu di Sumatera Utara untuk periode berikutnya.(mm/psm.id)


