![]() |
| Massa KNTI Demo Bakar Sampan di depan kantor PPS Belawan. (foto/ist) |
Aksi berlangsung di depan kantor PPS Belawan dengan membawa spanduk, poster, serta mobil komando. Massa menilai proyek reklamasi berupa penimbunan dan pelebaran alur pelayaran berpotensi merugikan nelayan kecil karena mengganggu akses keluar-masuk kapal dan mengancam mata pencaharian mereka.
Selain itu, reklamasi dikhawatirkan berdampak pada nelayan pencari kerang serta mempersempit jalur pelayaran kapal tradisional.
Situasi sempat memanas ketika sejumlah massa membakar sampan sebagai bentuk protes. Namun, api segera dipadamkan aparat keamanan dari Polres Pelabuhan Belawan sehingga aksi tetap terkendali.
Koordinator aksi, M. Isa Basir, menegaskan pihaknya akan kembali menggelar demonstrasi jika tuntutan tidak direspons.
“Kami menolak reklamasi karena merugikan nelayan kecil. Jika aspirasi tidak ditindaklanjuti, kami siap aksi lanjutan hingga ke tingkat pusat,” tegasnya.
Setelah berorasi, sepuluh perwakilan nelayan melakukan mediasi dengan pihak PPS Belawan. Pihak pelabuhan menerima aspirasi massa dan berjanji meneruskan tuntutan tersebut kepada pimpinan. Aksi kemudian dibubarkan secara tertib. (awal yatim)


