![]() |
| Pemeriksaan barisan pada apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Singgalang di Mapolres Pasaman Barat. (foto/ist) |
Apel dipimpin Kabag Ops Polres Pasaman Barat, Kompol Muzhendra, yang membacakan amanat Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta. Dalam amanatnya ditegaskan bahwa Polri bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Operasi mengedepankan manajemen terpadu dan sinergi lintas instansi guna mewujudkan kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto mengatakan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Petugas akan mengutamakan langkah preemtif, preventif, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
“Tujuan operasi ini meningkatkan kesadaran masyarakat, menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban, serta mengurangi pelanggaran lalu lintas,” ujarnya.
Sasaran prioritas meliputi pengendara di bawah umur, tidak memakai helm SNI dan sabuk pengaman, berboncengan lebih dari satu orang, melawan arus, berkendara dalam pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan, penggunaan knalpot brong, serta kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL).
Kapolres juga memaparkan data pelanggaran sebelumnya. Pada 2024 tercatat 211 tilang, sementara 2025 turun menjadi 118 pelanggaran atau menurun sekitar 44 persen. Teguran tercatat 210 pada 2024 dan 205 pada 2025.
Untuk kecelakaan lalu lintas, pada 2024 terjadi delapan kasus dengan satu korban meninggal dunia. Sedangkan 2025 tercatat tujuh kasus dengan tiga korban meninggal dunia. Kerugian materiil meningkat dari Rp5,6 juta menjadi Rp10,9 juta.
AKBP Agung menegaskan seluruh personel yang terlibat, di bawah pimpinan Kasat Lantas AKP Nanin Aprilia Fitriani, agar mengedepankan pendekatan humanis saat bertugas.
“Petugas harus proaktif memberikan edukasi keselamatan, baik secara langsung maupun melalui media sosial, sehingga tumbuh simpati dan kesadaran masyarakat,” katanya.
Apel diikuti jajaran pejabat utama Polres Pasaman Barat, personel Brimob, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta unsur ORARI dan Senkom.(doni setiawan)


