Semarak Ramadan 2026, BI Sibolga Buka Penukaran Uang Rupiah dan Sembako Murah di GOR Pandan

Sebarkan:
Kepala KPw BI Sibolga, Riza Putra meninjau stand penjualan sembako murah BI Sibolga di lokasi SERAMBI 2026 Ramadan Fair Tapanuli Tengah di GOR Pandan, Tapteng, Rabu (25/2/2026). (foto:mm/jhonny simatupang)
TAPANULI TENGAH – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sibolga membuka layanan penukaran uang rupiah sekaligus menggelar sembako murah di Lapangan GOR Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), selama tiga hari Rabu-Jumat (25-27/2/2026). 

Program ini menjadi bagian dari rangkaian Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 dan Ramadan Fair Tapteng.

Kepala KPw BI Sibolga, Riza Putra, mengatakan layanan tersebut bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan uang pecahan kecil serta kebutuhan pokok selama Ramadan.

“Kami membuka layanan penukaran uang rupiah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri. Selain itu, kami juga mendukung kegiatan sembako murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” kata Riza dalam sambutannya di acara pembukaan SERAMBI 2026 Ramadan Fair Tapanuli Tengah di GOR Pandan dengan tema "Ramadhan Kita Pulihkan Tapanuli Tengah, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BI bersama pemerintah daerah dan perbankan dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya pasca bencana yang melanda wilayah tersebut.

“Ini adalah bagian dari program SERAMBI yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam layanan penukaran uang ini, masyarakat dapat menukarkan uang hingga maksimal Rp 5,3 juta per orang dengan berbagai pecahan kecil yang dibutuhkan selama Ramadhan dan Lebaran.

Di Ramadan 2026 ini, BI Sibolga menyediakan layanan penukaran uang sebesar 78 miliar untuk 16 kabupaten/kota di Pantai Barat Sumut atau meningkat 39 persen dibanding tahun lalu. 

Seluruh penyalurannya dilakukan lewat perbankan (seperti BRI, BNI, BSI, Bank Sumut, Mandiri, dan lainnya) di 57 loket penukaran dengan batas maksimal Rp 5,3 juta per orang. Juga layanan mobil kas keliling disiapkan, khususnya di enam titik di wilayah Sibolga dan Tapteng. 

“Selain penukaran uang, di kegiatan SERAMBI ini juga, kami menyediakan pojok edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah (CBPR), serta mendorong digitalisasi transaksi melalui QRIS sesuai arahan pusat,” tukas Riza.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapteng, Binsar Tua Hamonangan Sitanggang, mengapresiasi kegiatan SERAMBI 2026 BI dan mengakui kalau masyarakat Tapteng menyambut kegiatan tersebut dengan penuh antusias.

“Masyarakat Tapteng sangat antusias, terutama dengan adanya penukaran uang dan Ramadhan Fair. Kita berharap kegiatan ini bermanfaat bagi semua,” kata Binsar.

Sementara itu disebutkan, bencana banjir dan longsor sebelumnya telah membuat pelaku UMKM di Tapteng terpuruk. Sehingga diharapkan kegiatan SERAMBI 2026 dan Ramadhan Fair Tapteng 2026 dapat membantu para UMKM bangkit kembali. “UMKM kita sangat terdampak bencana. Kita berharap kegiatan ini dapat membantu mereka bangkit kembali,” ujarnya.

Selain pemulihan ekonomi, diharapkan juga kegiatan ini dapat memulihkan kondisi psikologis masyarakat. “Terima kasih kepada BI dan seluruh perbankan. Semoga masyarakat bisa menikmati kegiatan ini, trauma dapat pulih, dan kita semua bisa menyambut Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Ramadan Fair Tapteng, Jonnedy Marbun, dalam acara pembukaan SERAMBI 2026 BI mengatakan Ramadhan Fair 2026 Tapteng merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat bangkit.

Ia menjelaskan, kegiatan Ramadan Fair Tapteng yang berlangsung mulai 23 Februari hingga 19 Maret 2026 di Lapangan GOR Pandan menghadirkan berbagai agenda, seperti bazar UMKM, pasar murah, penjualan produk rakyat, perlombaan islami, hiburan religi, hingga pertunjukan musik religi.

Menurutnya, kegiatan ini juga memiliki misi sosial dan psikologis bagi masyarakat. Tujuannya untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan keagamaan, memberi peluang bagi pelaku usaha, menyediakan ruang religi, sekaligus trauma healing bagi masyarakat. "Dengan semangat Ramadan, mari kita pulihkan Tapteng” tukas Jonnedy. (jhonny simatupang)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com