Meski Ada Rambu Larangan, Truk Kontainer Masih Parkir Sembarangan di Jalan Raya Pelabuhan Belawan

Sebarkan:
Truk Kontainer Masih Parkir Sembarangan di Jalan Raya Pelabuhan Belawan. (foto:mm/awal yatik)
BELAWAN – Meski telah dipasang rambu larangan parkir, sejumlah truk pengangkut kontainer masih bebas parkir di bahu Jalan Raya Pelabuhan Belawan, Senin (16/3/2026). 

Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena dinilai mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengendara, khususnya sepeda motor.

Keberadaan truk kontainer yang berjejer di bahu jalan membuat ruas Jalan Raya Pelabuhan Belawan menyempit. Akibatnya, arus kendaraan menjadi tidak lancar dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

Salah seorang warga Bagan Deli, Putro (54), mengaku sangat resah dengan kondisi tersebut. Ia menyebutkan, truk kontainer kerap terlihat parkir berderet mulai dari depan PT Samudera Logistik Center hingga simpang bundaran.

“Keluhan masyarakat dan para pengendara sebenarnya sudah lama disampaikan. Padahal di sisi kiri dan kanan jalan sudah dipasang rambu-rambu larangan parkir,” ujar Putro.

Menurutnya, masyarakat tidak mengetahui secara pasti penyebab para sopir truk masih nekat parkir di lokasi tersebut. Ia menduga para sopir kurang memahami rambu lalu lintas atau tidak adanya penindakan tegas dari aparat terkait.

Putro juga mempertanyakan kinerja instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan Kota Medan dan Satuan Lalu Lintas Polres Pelabuhan Belawan, dalam menertibkan kendaraan berat yang parkir sembarangan.

“Apakah para sopir tidak memahami rambu-rambu jalan, atau memang penegakan aturan yang kurang tegas. Seharusnya pihak terkait bisa menertibkan dan menindak truk kontainer yang parkir sembarangan,” katanya.

Ia berharap Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Pelabuhan Belawan lebih serius menertibkan truk milik perusahaan yang parkir di pinggir jalan, terutama pada jam-jam sibuk yang rawan menimbulkan kemacetan.

Putro menambahkan, tidak sedikit pengendara sepeda motor yang hampir tertabrak atau terlindas truk kontainer akibat ruas jalan yang menyempit karena kendaraan yang parkir di bahu jalan.

“Bahkan saya sendiri hampir tertabrak truk kontainer karena jalan menjadi sempit. Padahal di kawasan itu sebenarnya sudah tersedia areal parkir khusus untuk truk kontainer,” ungkapnya.

Ia menduga para sopir lebih memilih parkir di pinggir jalan karena kurangnya pengawasan dan tindakan tegas dari aparat.

“Mungkin karena tidak ada tindakan tegas dari pihak berwenang, sehingga para sopir tetap parkir di pinggir jalan meski sudah ada larangan,” pungkasnya. (Awal Yatim)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com