![]() |
| Salah satu siswa SD Negeri di Kecamatan Teluk Mengkudu menerima porsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan dari SPPG Sialang Buah, Kabupaten Serdang Bedagai. (foto/ist) |
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Sergai, Nurhasanah Ritonga, mengatakan program MBG tetap berjalan sebagaimana mestinya selama Ramadan guna memastikan pemenuhan gizi masyarakat tetap terjaga.
“Program MBG di wilayah Sergai tetap berjalan selama Ramadan untuk melayani peserta didik serta kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program,” ujar Nurhasanah Ritonga kepada wartawan baru-baru ini di Sei Rampah.
Ia menjelaskan, dari 56 dapur SPPG yang ada, satu dapur yakni SPPG Sei Rampah sementara waktu menghentikan operasional. Dengan demikian, sejak 2 Maret 2026 terdapat 55 dapur SPPG yang aktif beroperasi.
Selain itu, terdapat enam dapur SPPG yang masih menunggu pencairan dana bantuan operasional awal dari Badan Gizi Nasional (BGN). Sementara 36 dapur lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Nurhasanah menambahkan, pendistribusian program MBG di Sergai telah dimulai secara serentak sejak Senin, 23 Februari 2026. Sasaran penerima manfaat meliputi peserta didik di sekolah serta nonpeserta didik seperti ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita.
Khusus selama bulan Ramadan, menu yang diberikan kepada penerima manfaat berupa menu kering dengan komposisi gizi seimbang. Sumber karbohidrat disediakan dalam bentuk roti, olahan jagung, ubi, serta bahan tepung lainnya.
“Sementara untuk protein hewani diberikan dalam bentuk susu dan telur, protein nabati dari olahan kacang-kacangan, tempe dan tahu, serta buah atau puding untuk memenuhi kebutuhan serat,” jelasnya.
Terkait anggaran, program MBG terbagi dalam dua kategori porsi. Porsi kecil dengan anggaran Rp8.000 diperuntukkan bagi balita serta peserta didik mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga kelas III Sekolah Dasar. Sedangkan porsi besar dengan anggaran Rp10.000 diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta siswa kelas IV SD hingga kelas XII SMA.
Nurhasanah menyebutkan, waktu pendistribusian disesuaikan melalui kesepakatan antara Kepala SPPG (KasPPG) dan penanggung jawab penerima paket di setiap titik distribusi, baik di sekolah maupun posyandu, agar pelaksanaan berjalan tertib dan tepat sasaran.
Ia berharap program MBG dapat terus berjalan lancar sesuai regulasi yang berlaku dan segera menjangkau seluruh penerima manfaat di Kabupaten Serdang Bedagai secara menyeluruh. (rasum)


